Terungkap Daftar 12 Jasad Dukun Sadis Mbah Slamet, Ada Pasangan Dikubur Selubang, Ini Kronologinya

Terungkap daftar korban pembunuhan Tohari (45) atau Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Jawa Tengah.

Kolase Tribun/(TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI & Ist. Kiriman netizen// Via TribunJateng.com))
Dukun pengganda uang Banjarnegara Tohari alias Mbah Slamet, dihadirkan polisi di lokasi penemuan 12 mayat di kebun singkong milik orangtua Tohari di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kecamatan Banjarnegara, Selasa (4/4/2023). 

Di rumahnya itu korban menginginkan adanya tujuan penggandaan uang.

Selepas itu korban dan anaknya pulang lagi ke Sukabumi.

- Maret 2023

  • Senin, 20 Maret 2023: PO datang lagi dari Sukabumi ke Banjarnegara, namun tak ditemani anaknya. 
  • Kamis, 23 Maret 2023: Korban sampai di tujuan. 

Sesampainya di rumah pelaku, korban sempat berkomunikasi dengan anaknya yang lain yaitu SL dan mengirim sebuah pesan WhatsApp. 

"Ini di rumah Mbah Slamet, buat jaga-jaga kalau umur ayah pendek, misal tidak ada kabar sampai Minggu langsung hubungi ke aparat," kata SL dalam kiriman pesan singkatnya kepada korban. 

  • Jumat, 24 Maret 2023: Komunikasi sudah tak terhubung dan hp milik korban sudah tidak aktif.
  • Senin, 27 Maret 2023: Anak dari korban PO, yaitu GE melapor kepada kepolisian akan kehilangan ayahnya.
  • Sabtu, 1 April 2023: Setelah dilakukan pegembangan oleh pihak kepolisian akhirnya jasad berhasil dievakuasi. 

- April 2023

Proses evakuasi 10 jasad korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (3/4/2023). (Dok Polda Jawa Tengah)
Proses evakuasi 10 jasad korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (3/4/2023). (Dok Polda Jawa Tengah) (Dok Polda Jawa Tengah)
  • Senin, 3 April 2023: Sebanyak sembilan jenazah korban pembunuhan dukun pengganda uang ditemukan. 

Para korban ditemukan terkubur di sebuah kebun Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

Sembilan korban tersebut kemudian dikuburkan dalam 3 lubang.

"Kita menerima pemakaman di sini untuk kesembilan jenazah tersebut karena memang kita yang ketempatan," Kades Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Mahbudiono, Selasa (4/4/2023), dikutip dari TribunJateng.com.

2 Korban Ditemukan di Evakuasi ke Tiga

  • Selasa, 4 April 2023: Dua korban tewas ditemukan lagi di kasus pembunuhan dukun pengganda uang ini. 

Kini total korban bertambah menjadi 12 orang.

"Sudah tiga hari evakuasi, hari pertama kami menemukan satu mayat. Hari kedua, sembilan mayat. Dan, hari ketiga, hari ini, dua mayat."

"Saya pastikan, hari ini, totalnya 12 mayat," kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto, Selasa (4/3/2023) dikutip dari TribunBanyumas.com

Saat dihadirkan di lokasi penggalian jenazah, Tohari tidak dapat menjawab identitas para korban di setiap lubang.

Tohari hanya bisa menjawab ada dua orang korban, atas nama Irsyad dan istrinya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved