Survei LSI Sebut Elektabilitas Ganjar Pranowo Anjlok, Imbas Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia?

Elektabilitas Ganjar Pranowo di simulasi tiga nama Calon Presiden (Capres) versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) anjlok menjadi 19,8 persen.

dokumentasi Pemprov Jateng
Elektabilitas Ganjar Pranowo di simulasi tiga nama Calon Presiden (Capres) versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) anjlok menjadi 19,8 persen. 

TRIBUNBANTEN.COM - Elektabilitas Ganjar Pranowo di simulasi tiga nama Calon Presiden (Capres) versi Lembaga Survei Indonesia (LSI) anjlok menjadi 19,8 persen.

Padahal pada simulasi periode Maret 2023 sebelumnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah itu mencapai 27,1 persen.

Sementara itu, simulasi Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat ini menguat, yakni 17,9 persen menjadi 19,3 persen.

Baca juga: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi Sempat di Ruang Transit Bandara Selama 15 Menit

Diposisi ketiga, Anies Baswedan elektabilitasnya 18,4 persen.

Mesti tidak begitu menunjukan perubahan, namun telah terjadi kenaikan dari sebelumnya 17,2 persen.

Nama-nama capres lain yang elektabilitasnya di bawah 10 persen di antaranya, Ridwan Kamil 5.8 persen, Sandiaga Uno 2,9 persen, Erick Thohir 2,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebanyak 2,0 persen.

Disusul Puan Maharani sebanyak 1,4 dan Airlangga Hartarto sebanyak 0,9 persen.

Hasil Simulasi 3 Capres Versi Perhitungan LSI
Hasil Simulasi 3 Capres Versi Perhitungan LSI, jika Pemilu dilaksanakan sekarang pada April 2023, dari simulai 19 nama, Ganjar masih paling banyak dipilih.

Baca juga: Momen Hokky Charaka Semringah Bertemu Ganjar Pranowo, Sempat Ngamuk di IG Soal Piala Dunia U-20

Namun jika melihat hasil simulasi 3 nama Calon Presiden, tampak terjadi pergeseran yang sangat besar.

Pada tiga besar Capres, Ganjar Pranowo mengalami penurunan, Prabowo cenderung menguat, sementara Anies relatif tidak banyak berubah.

Prabowo Subianto menguat, dari sebelumnya 26,7 persen menjadi 30,3 persen.

Posisi kedua ada Ganjar Pranowo dengan 26,9 persen, anjlok dari periode sebelumnya sebanyak 35 persen.

Anie Baswedan masih diurutan nomor tiga dengan perolehan 25,3 persen, naik dari sebelumnya 24 persen.

Hasil Simulasi 3 Capres Perhitungan LSI April 2023
Hasil Simulasi 3 Capres Perhitungan LSI April 2023, Pada tiga besar Capres, Ganjar Pranowo mengalami penurunan, Prabowo cenderung menguat, sementara Anies relatif tidak banyak berubah.

Turunnya Elektabilitas Ganjar

Penyebab turunnya elektabilitas Ganjar Pranowo disinyalir lantaran penolakan timnas Israel datang ke Indonesia oleh Ganjar Pranowo.

Hingga berujung batalnya gelaran Piala Dunia U20 di Indonesia.

Nama Ganjar Pranowo juga disebut-sebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas keputusan FIFA yang membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah PD U-20.

Situasi ini yang diduga menjadi penjelas di balik merosotnya basis dukungan Ganjar Pranowo.

Baca juga: PDIP Pasang Badan Bela Ganjar Pranowo dan Wayan Koster Soal Penolakan Timnas Israel

Respons Ganjar 

Ganjar Pranowo menanggapi soal elektabilitasnya yang turun di simulasi tiga nama Calon Presiden (Capres) versi Lembaga Survei Indonesia (LSI).

Meski begitu, Ganjar menanggapinya dengan santai.

Menurut Ganjar Pranowo, naik-turunnya hasil survei elektabilitas adalah hal biasa.

Hal itu disampaikan Ganjar Pranowo sesaat setelah melaksanakan salat Magrib di salah satu Masjid di Solo, Jawa Tengah, Minggu (9/4/2023) malam.

"Biasa saja, ya nggak papa, (perhitungan elektabilitas) naik turun (itu hal yang) biasa saja," kata Ganjar Pranowo dikutip dari tayangan Kompas Tv.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Elektabilitas Ganjar Pranowo Anjlok Versi LSI, Diduga Efek Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved