Ruang Sekolah MI Mathlaul Anwar Pasirmadang Lebak Ambruk, 1 Orang Alami Luka Berat
Ruang sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathlaul Anwar Pasirmadang di Desa Parakanlima, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak ambruk.
Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Ruang kelas sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mathlaul Anwar Pasirmadang di Desa Parakanlima, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak ambruk pada Selasa (2/5/2023).
Peristiwa ambruknya ruang kelas MI Mathlaul Anwar Pasirmadang menyebabkan satu orang mengalami luka berat.
Ketua Yayasan MI Mathlaul Anwar Pasirmadang, Rahmat, mengatakan, kejadian terjadi sekira pukul jam 07.00 pagi.
Baca juga: Bupati Serang Akan Laporkan Pria yang Menyegel SMPN 1 Mancak ke Polres Cilegon
"Kejadian tersebut terjadi saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (2/5/2023).
Rahmat mengakui, bahwa dalam peritiwa tersebut telah memakan korban. Dimana satu orang mengalami luka parah pada bagian kaki serta lecet pada bagian wajah.
"Memang ada korban, tapi korbanya bukan siswa melainkan orang tua yang sering berjualan di sekitar sekolah tertimpa reruntuhan sehingga mengalami patah kaki," ujarnya.
Ada pun ruang kelas yang ambruk, Rahmat menjelaskan yakni ruang guru. "Jadi yang ambruk itu, itu ruang guru," katanya.
Sementara untuk penyebabnya sendiri diungkapkan Rahmat lantaran bangunan yang sudah termakan usia.
"Untuk penyebab, memang karena bangunan sudah lama juga yah umurnya sekitar 20 tahun lamanya," ujarnya.
"Jadi sama rusak dulu juga, saat ini keadaan kita terganggu kegiatan belajar," sambungnya.
Baca juga: Kisah Guru Disabilitas di Lebak, Tak Pernah Lelah Mendidik dan Menginspirasi selama Hampir 30 Tahun
Ditambahkan Rahmat, saat ini siswa-siswi belajar di tiga ruangan yang masih layak, yang biasa digunakan untuk belajar.
"Sementara, guru-guru, bikin saung sementara karena kondisi bangunan sementara untuk ruang guru, semi permanen," ujarnya.
Diharapkan, Rahmat, semoga kedepannya ada bantuan dan tidak lagi kejadian seperti itu lagi.
"Belum ada perbaikan, jadi itu bangunan 20 tahun yang lalu, semoga ada dermawan yang bisa membantu ya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/MI-MA-Ambruk.jpg)