Kapal Feri Terbakar di Merak

Jumlah Penumpang KMP Royce 1 Berbeda dengan Manifest, Korban Sempat Teriak Tak Kebagian Pelampung

KMP Royce 1 terbakar di Perairan Merak saat sedang dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Bakauheni pada Sabtu (6/5/2023) siang.

Editor: Glery Lazuardi
Kolase TribunBanten.com/Capture video Instagram @info.banten
Jumlah penumpang di KMP Royce 1 berbeda dengan manifest. Diketahui, KMP Royce 1 terbakar di Perairan Merak saat sedang dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Bakauheni pada Sabtu (6/5/2023) siang. 

Dari video tersebut juga terlihat penumpang terdiri atas orang tua dan anak-anak.

"Udah sesak napas ini, astagfirullah..," ujar narasi di video tersebut.

Badan SAR Nasional (Basarnas) mengumumkan 456 orang korban kapal Ferry KMP Royce 1 selamat

Setelah kejadian, para penumpang kapal milik PT Damai Lintas Bahari (DLB) ini terpaksa tidur di ruang tunggu Pelabuhan Merak.

Masing-masing dari mereka terlihat tidur di atas lantai menggunakan tikar, serta ada juga yang tertidur di velbed dan kursi.

Seorang penumpang, Ahmad Rosadi (43) mengaku terpaksa tidur di ruang tunggu karena menunggu kabar terkait kendaraannya.

"Nginep di sini, karena menunggu kabar kendaraan saya. Mau balik ke Subang jauh, ke Lampung kayak gini. Paling gimana besok," kata Rosadi, Sabtu (6/5/2023).

Lima Fakta Kebakaran Kapal Feri di Perairan Merak

Berikut ini lima fakta kebakaran kapal feri di Perairan Merak Banten pada Sabtu (6/5/2023) siang.

Kronologi

Insiden kebakaran itu terjadi di Perairan Merak, Kota Cilegon, Banten.

Kebakaran terjadi pada Sabtu pukul 13.00 WIB.

Kapal Feri Royce 1 mengalami kebakaran saat berangkat dari dermaga reguler Pelabuhan Merak menuju Bakauheni.

Api diduga berasal dari mobil yang terbakar.

Hal itu disampaikan Ujang Arif (40), penumpang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved