Soal SDN Tanjung Ilir yang Rusak Parah, Ini Respon Wali Kota Serang
Wali Kota Serang, Syafrudin memberi respon soal SDN Tanjung Ilir, Taktaka yang rusak parah.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Wali Kota Serang, Syafrudin memberi respon soal SDN Tanjung Ilir, Taktaka yang rusak parah.
Syafruddin mengatakan, bahwa dirinya memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Serang untuk melihat kondisi SDN Tanjung Ilir.
"Saya suruh melihat dulu Dindik, apakah sudah dianggarkan atau belum," kata Syafrudin kepada Tribun Banten kemarin.
Diketahui SDN Tanjung Ilir mulai mengalami kerusakan sejak tahun 2012. Sayangnya, sekolah yang tak jauh-jauh amat dari pusat pemerintahan Kota Serang belum tersentuh rehabilitasi.
Dinding sejumlah ruang kelas terlihat mengelupas, pintu masuk dan jendela yang terbuat dari kayu sudah lapuk. Bahkan satu kelas tak memiliki kursi dan meja.
Selain itu, lantai perpustakaan sekolah yang terletak di Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan itu amblas sehingga tidak difungsikan.
Syafrudin menjelaskan, jika anggaran untuk rehabilitasi sekolah tersebut belum ada, maka akan dilakukan pergeseran anggaran APBD tahun 2023.
"Kalau belum kan ada solusi, mudah-mudahan bisa secepatnya ada pergeseran. Jadi tahun ini (dibangun) kalau nggak ada anggarannya ada pergeseran," ujarnya.
Syafrudin mengaku tidak akan mengevaluasi kinerja Disdikbud Kota Serang, meski lambat dalam penanganan sekolah rusak.
"Kan pak kadisnya juga baru jadi makanya saya suruh lihat dulu ya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/perpus-sdn-tanjung-ilir-rusak.jpg)