Optimalkan Dana Bantuan Rp67 Miliar, Pemkot Serang Prioritaskan Kesehatan dan Tempat Ibadah
Adapun total bantuan yang diterima mencapai sekitar Rp67 miliar. Bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama pengelolaan sampah
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Wawan Perdana
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melakukan pergeseran anggaran bantuan keuangan (Bankeu) guna mengoptimalkan pemanfaatan dana bagi kebutuhan masyarakat.
Melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), langkah ini ditempuh untuk memastikan dana bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dapat segera direalisasikan.
Adapun total bantuan yang diterima mencapai sekitar Rp67 miliar. Bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama pengelolaan sampah.
Rinciannya Pemkot Tangsel Rp65 miliar, sedangkan Pemkab Serang memberikan bantuan ambulans senilai Rp350 juta dan rehabilitasi tempat ibadah sebesar Rp350 juta.
Penyalurannya dilakukan secara bertahap, menyesuaikan mekanisme dari pihak pemberi.
"Penyaluran dari pihak pemberi memang dilakukan secara bertahap, biasanya dalam tiga hingga empat tahapan. Kami terus memantau reporting masuknya dana tersebut agar proses administratif di internal Pemkot Serang tidak terhambat," jelas Kepala BPKAD Kota Serang, Ina Linawati.
Baca juga: Breaking News, Menyusul Lebak, Hari Ini 19 Truk Dibagikan ke Koperasi Merah Putih di Pandeglang
Pergeseran anggaran dilakukan karena dana bantuan masuk ke kas daerah setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni berjalan, sehingga diperlukan penyesuaian administratif agar penggunaannya tetap sesuai aturan.
Ina menyebutkan, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga agar penggunaan anggaran tetap tepat sasaran dan akuntabel.
Berdasarkan hasil verifikasi dan koordinasi, Pemkot Serang memfokuskan penggunaan dana pada dua sektor prioritas, yakni layanan kesehatan dan sarana ibadah.
"Kami telah melakukan pembahasan dan verifikasi mengenai peruntukan bantuan ini. Ada dua item utama yang menjadi fokus, yakni perbaikan sarana ibadah dan pengadaan kendaraan ambulans," ujar Ina saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, pemilihan sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beribadah.
Ina menambahkan seluruh proses pergeseran anggaran dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta mengacu pada regulasi yang berlaku.
Secara hukum, langkah ini diperkenankan karena adanya dana bantuan yang masuk di tengah periode APBD berjalan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari pemerintah pemberi bantuan.
| Karier Moncer Ina Linawati, Dari Bappeda Kini Nahkodai Kepala BPKAD Kota Serang |
|
|---|
| Revitalisasi Alun-alun Jadi Proyek Unggulan Pemkot Serang Tahun 2026 |
|
|---|
| Pakai Skema Vendor, Gaji Tenaga Honorer Pemkot Serang Dianggarkan Rp19 Miliar |
|
|---|
| Kesbangpol Banten Libatkan Kemendagri dan BPK, Bahas Tata Kelola Dana Parpol 2026 |
|
|---|
| Pemkot Serang Kejar Sertifikasi Aset Daerah, Baru 989 dari 4 Ribu Aset yang Sudah Bersertifikat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepala-BPKAD-Kota-Serang-Ina-Linawati-Bankeu.jpg)