Gerakan Dulur Penting Jadi Jurus BKKBN Tekan Angka Stunting di Banten
Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Rusman Efendi menyampaikan bahwa dalam mengatasi persoalan stunting, pihaknya telah meluncurkan berbagai macam program
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Di antaranya berada di Kantor PD IBI, Balai Penyuluh KB di Kota Serang dan Balai Penyuluh KB di Kecamatan Rangkas Bitung lebak.
"Warung dulur penting itu sendiri merupakan wadah resmi menampung telur donasi.
"Harapannya dengan adanya warung dulur penting ini bisa meningkatkan peran serta masyarakat, baik dalam bentuk donasi telur maupun pendistribusian telur kepada keluarga resiko stunting di wilayah tersebut," terangnya.
Meski BKKBN tidak memiliki kewenangan terhadap pemberian bantuan bersifat natura dalam pemenuhan gizi bagi KRS maupun anak stunting.
Hal berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tugas dari BKKBN yang merupakan Ketua Tim Pelaksana Percepetan Penurunan Stunting.
Namun Perwakilan BKKBN Provinsi Banten menginisiasi gerakan sosial kemanusian dalam bentuk donasi telur atau dulur penting.
"Dalam pelaksanaannya BKKBN Banten menggandeng tidak hanya mitra kerja eksternal namun juga menggugah kepedulian pegawai dengan adanya donasi individu pegawai melalui pemberian telur," tukasnya.
Rusman berharap dengan adanya kegiatan semesta mencegah stunting bersama Tribun Banten.
Pihaknya dapat menurunkan angka stunting di Banten, dengan target tahun 2024 bisa mencapai sebanyak 14 persen.
"Selain itu sangat berharap, melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap stunting dan menggerakan semua pihak agar ikut berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting di Banten," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bhdhhdyd637377.jpg)