Pabrik di Cikande Meledak

Kesaksian Warga soal Ledakan di Pabrik PT CBP Cikande: Api Membumbung Tinggi & Getaran Seperti Gempa

Tungku di pabrik PT Citra Buana Pasta di Kawasan Industri Pancatama, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, meledak.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Kolase TribunBanten.com/Engkos Kosasih/TribunTangerang
Tungku di pabrik PT Citra Buana Pasta di Kawasan Industri Pancatama, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, meledak, pada Jumat (3/6/2023). Akibat ledakan itu, api kebakaran disebut sempat berkobar hebat, dan seng-seng berterbangan, bahkan warga sekitar mengaku merasakan getaran akibat ledakan itu. 

TribunBanten.com sudah berusaha untuk melakukan konfirmasi, tetapi manajemen perusahaan belum dapat memberikan keterangan.

Menurut salah seorang karyawan pabrik, yang ditemui di depan gerbang pabrik menjelaskan, bahwa pihak manajemen tidak ada di pabrik.

"Nanti aja soalnya koh Darwin-nya tidak ada. Kayaknya ke Polres (Serang) kalalu enggak ke RS Hermina," singkatnya.

Penjelasan Polres Serang

Dari informasi yang dihimpun, ledakan tungku pabrik milik PT Citra Buana Pasta (CBP) Cikande, Kabupaten Serang, meledak saat para karyawan sedang melakukan pembakaran, pada pukul 16.30 WIB, Jumat (2/6/2023).

Akibatnya, dua orang karyawan menjadi korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.

Namun ledakan tersebut tidak membuat pabrik mengalami kebakaran hebat. Api hanya menjalar di area tungku dan area terbuka.

Kasat Reskrim Polres Serang, AKP Dedi Mirza membenarkan hal tersebut.

Namun dia masih menunggu laporan dari anggota yang melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

"Benar, kemungkinan ada korban, ya ada. Cuma saya belum tahu jumlahnya berapa, anggota belum ada laporan, paling besok kita sampaikan," kata saat dihubungi Tribun Banten.

AKP Dedi Mirza juga belum bisa memastikan penyebab ledakan di pabrik tersebut.

Namun dia memastikan akan melakukan penyelidikan terkait masalah tersebut.

"Kita belum tau penyebab pastinya, masih kita selidiki," pungkasnya.

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana mengaku tidak menerima laporan adanya ledakan.

Namun setelah berkoordinasi denga pihak Modern Cikande baru mengetahui adanya hal tersebut.

"Api nya mungkin kecil sehingga tidak ada laporan ke kami," ungkapnya.

Menurut Nana, dari hasil koordinasi dengan sejumlah pihak, bahwa pabrik tersebut menggunakan cairan khusus sehingga kebakaran tidak boleh dipadamkan menggunakan air.

"Modern (Cikande) pun tidak bisa melakukan pemadaman. Mereka datang kesana itu hanya di luar pabrik," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved