Selamat! 3.706 Calon Mahasiswa Lolos UTBK SNBT Untirta Banten, Ini Link Daftar Ulang

Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan secara objektif dengan memberikan kesempatan yang sama kepada lulusan SMA, MA dan SMK.

Tayang:
Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden
Untirta Banten. Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Mochamad Ashari, mengatakan, proses seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan secara objektif dengan memberikan kesempatan yang sama kepada lulusan SMA, MA dan SMK. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ketua Umum Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Mochamad Ashari, mengatakan, proses seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan secara objektif dengan memberikan kesempatan yang sama kepada lulusan SMA, MA dan SMK.

"Proses seleksi ini sudah dilakukan secara objektif dan hati-hati, sehingga sudah berdasarkan persiapan calon mahasiswa," katanya mengutip dari kanal Youtube SNPMB BPPP, Kamis (22/6/2023).

Baca juga: Tak Perlu Tes Lagi! Seleksi Untirta Banten dan PTN Lainnya Pakai Nilai UTBK, Berikut Cara Cek Skor

Sebanyak 3.706 peserta lolos jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

Dari jumlah tersebut Untirta masuk 20 besar sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penerima pendaftar terbanyak. Dan masuk dalam peringkat ke-14 kategori akademik (S1).

Dari 3.706 peserta SNBT yang lolos diantaranya terdiri dari 3.451 mahasiswa S1 dan 255 mahasiswa vokasi.

Hal ini disampaikan pada saat konferensi pres pengumuman hasil SNBT, melalui siaran langsung di kanal Youtube SNPMB BPPP.

Pihaknya mengatakan, tes yang dilaksanakan di tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni lebih mendasarkan pada tes potensi akademik.

Selain itu, pihaknya mengatakan, hasil dari SNBT ini meluluskan sebanyak 85,97 persen.

Jumlah tersebut belum terisi penuh.

Ada 14 persen kursi kosong yang akan diisi di jalur berikutnya.

Terpisah, Rektor Untirta Fatah Sulaiman, mengucapkan selamat bagi peserta yang sudah lolos SNBT 2023, karena kerja kerasnya dalam memperjuangkan impiannya.

"Saya ucapkan selamat kepada para peserta yang sudah lolos dan diimbau untuk senantiasa memantau informasi lanjutan, khususnya terkait registrasi ulang," katanya.

Sementara itu, untuk peserta yang belum berhasil lolos agar tidak berkecil hati karena masih terdapat jalur seleksi lain yang dapat diikuti.

"Masih ada jalur selanjutnya jadi jangan bekecil hati, diantanya ada jalur SNBNU dan SMMPTN," katanya.

Sementara itu, untuk melakukan registrasi ulang SNBT 2023 dibuka pada tanggal 20-30 Juni 2023 dapat diakses melalui https://admisi.untirta.ac.id/.

Untuk Seleksi Nasional Berbasis Nilai UTBK (SNBNU), Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) informasinya dapat diakses melalui
www.smmptnbarat.id.

Dan Ujian Masuk Mandiri (UMM) D3 informasinya dapat diakses melalui www.pmb.untirta.ac.id.

Seleksi Nilai UTBK-SNBT dan SMMPTN-Barat di Untirta

Rektor Untirta, Fatah Sulaiman, mengatakan Untirta Banten masih membuka sejumlah seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Yaitu, Seleksi Nasional Berbasis Nilai UTBK (SNBNU), Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN-Barat) yang informasinya dapat diakses melalui www.smmptnbarat.id, dan Ujian Masuk Mandiri (UMM) D3.

Jalur seleksi masuk PTN itu disediakan bagi mereka yang belum lolos dalam Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023.

"Kepada para peserta yang belum berhasil lolos agar tidak berkecil hati karena masih terdapat jalur seleksi lain yang dapat diikuti," kata dia seperti dilansir laman untirta.ac.id pada Rabu (21/6/2023)

Tahun ini, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menerima sebanyak 3.706 peserta SNBT yang terdiri dari 3.451 mahasiswa S1 dan 255 mahasiswa vokasi.

Sehingga menjadikannya sebagai perguruan tinggi negeri penerima pendaftar terbanyak peringkat ke-12 secara keseluruhan dan peringkat ke-14 kategori akademik (S1).

Pada Selasa kemarin pengumuman SNBT 2023 resmi dirilis melalui website https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ dan 37 laman mirror lainnya.

Berdasarkan Konferensi Pers Hasil Seleksi Jalur SNBT Tahun 2023 yang diselenggarakan dua jam sebelumnya, sebanyak 223.217 peserta dari total 803.852 pendaftar dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2023.

Adapun sebanyak 185.467 peserta merupakan program akademik S1, sementara 37.750 peserta merupakan program vokasi D3 dan D4.

Jumlah tersebut belum memenuhi daya tampung SNBT yang dialokasikan, yakni sebanyak 259.635 kuota.

Baca juga: MASIH DIBUKA! Seleksi Nilai UTBK-SNBT dan SMMPTN-Barat di Untirta: Ini Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Prof. Ir. Nizam, Ph.D, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Dikti) mengatakan hasil dari SNBT ini berhasil meluluskan sebanyak 85,97 persen.

"Belum terisi penuh. Ada 14 persen kursi kosong yang nanti akan diisi di jalur berikutnya,” kata dia.

Nizam menegaskan proses seleksi dilakukan secara objektif dengan memberikan kesempatan yang sama kepada siswa dari seluruh jurusan, baik dari SMA, MA, maupun SMK melalui tes berbasis potensi akademik yang fokus pada kemampuan penalaran dan pemecahan masalah, sehingga meningkatan daya saing dalam memperebutkan kuota perguruan tinggi negeri yang terbatas.

“Kita harus menyadari bahwa kapasitas perguruan tinggi negeri kita terbatas sehingga dari 803.000 peserta tentu tidak semuanya bisa diterima di bangku PTN melalui jalur seleksi nasional ini," kata dia.

Namun demikian, proses seleksi ini sudah dilakukan secara objektif dan hati-hati sehingga sudah berdasarkan persiapan calon mahasiswa karena tes yang dilaksanakan di tahun ini agak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni lebih mendasarkan pada tes potensi akademik dan memberi kesempatan yang sama baik kepada jurusan IPA, IPS dari SMA, SMK, MA.

“Kesempatan yang luas tersebut di satu sisi sangat bagus karena membuka peluang bagi semua, tetapi di sisi lain meningkatkan kompetisi yang sehat,” lanjutnya.

Untirta Buka Jalur SNBNU dan SMMPTN-Barat

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten membuka jalur mandiri 2023 dengan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) 2023

Lewat jalur mandiri 2023 dengan menggunakan nilai UTBK SNBT, calon mahasiswa tidak perlu tes lagi untuk seleksinya.

Seleksi melalui nilai UTBK SNBT 2023 biasanya didasarkan pada perangkingan nilai.

UTBK SNBT 2023 diperuntukkan khusus peserta SNBT tahun 2023 yang memiliki nilai UTBK tahun 2023.

Metode seleksi menggunakan Nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional

Dan Berdasarkan Tes (UTBK – SNBT) tahun 2023 (tidak ada ujian).

Penetapan kelulusan atas dasar nilai UTBK SNBT tahun 2023 yang diperoleh peserta, dimana nilai semua peserta pada pilihan yang sama diperingkatkan (di rangking) dari yang paling besar hingga yang paling kecil.

Peserta yang dinyatakan lulus adalah mereka yang memiliki nilai UTBK berada pada kuota di masing-masing prodi setelah dilakukan perangkingan.

Nilai IPIN (Iuran Pengembangan Institusi) tidak mempengaruhi kelulusan

Prosedur Pendaftaran

Mendaftar pada website http://pendaftaran.untirta.ac.id/ dengan mengisikan biodata (nama, nomor handphone, e-mail, dan tanggal lahir) untuk mendapatkan id bayar dan besaran uang pendaftaran, serta User dan PIN

Membayar uang pendaftaran sebesar Rp 350.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) melalui BNI dan BTN (Lihat Panduan tata cara pembayaran)

Melakukan upload sertifikat nilai UTBK di web http://pendaftaran.untirta.ac.id/ untuk mendapatkan bukti pendaftaran (kartu peserta)

Tata cara pengisian borang pendaftaran dapat diunduh melalui website http://pendaftaran.untirta.ac.id/

Pilihan maksimal 2 program studi.

Peserta SMBNU dapat mendaftar pada jalur mandiri lainnya sesuai dengan ketentuan.

Jadwal Pendaftaran

Pendaftaran

– 26 Juni s.d. 14 Juli 2023 (14 Juli sampai jam 16.00 WIB)

– melalui website http://pendaftaran.untirta.ac.id/

• Mengisi Biodata dan Upload Dokumen

– 26 Juni s.d. 14 Juli 2023

– melalui website http://pendaftaran.untirta.ac.id/

• Pengumuman hasil seleksi

– 18 Juli 2023 melalui website http://pengumuman.untirta.ac.id/

• Masa sanggah

– 18 s.d 22 Juli 2023 (e-mail ke pmb@untirta.ac.id)

• Pendaftaran ulang

– 19 s.d. 27 Juli 2023

• Penetapan UKT

– 28 dan 29 Juli 2023

• Pembayaran UKT dan IPIN

– 01 s.d. 11 Agustus 2023

• Perkuliahan dimulai tanggal 21 Agustus 2023.

*jadwal dapat berubah sesuai kebijakan panitia

Selain itu, Jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (SMMPTN Barat) masih dibuka.

Untirta merupakan salah satu PTN yang mengikuti SMMPTN Barat.

Untirta terdaftar bersama dengan 24 PTN lainnya yang tergabung dalam seleksi mandiri SMMPTN Barat 2023

Adapun, seleksi jalur mandiri ini menggunakan metode ujian tulis berbasis komputer (UTBK) bersama di bawah koordinasi panitia SMM PTN Barat sebagai bahan seleksi.

Simak informasi selengkapnya terkait pendaftaran SMM PTN Barat 2023:

Syarat SMM PTN Barat 2023

Dilansir dari laman resmi, pendaftaran dilakukan secara online sejak 8 Mei hingga 27 Juni 2023 pukul 16.00 WIB.

Calon peserta yang berminat mengikuti seleksi mandiri SMM PTN Barat 2023 harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C, harus memiliki ijazah.

Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat dan Paket C 2023, telah memiliki Surat Keterangan Lulus yang memuat sekurang-kurangnya informasi jati diri, pas foto yang bersangkutan, serta dibubuhi cap yang sah.

Peserta seleksi dalam kondisi memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran pada program studinya.

Memiliki ijazah yang dikeluarkan dalam 3 tahun terakhir (2021, 2022, dan 2023) kecuali untuk beberapa PTN berikut: Universitas Jambi (UNJA), dan Universitas Teuku Umar (UTU) dapat menggunakan ijazah 5 tahun terakhir (2019, 2020, 2021, 2022 dan 2023) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dapat menggunakan ijazah 3 tahun terakhir (2021, 2022 dan 2023)

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menerima ijazah 10 tahun terakhir, yaitu mulai ijazah dari 2014 sampai dengan 2023 dan Paket C maksimal umur 35 tahun

Universitas Palangkaraya (UPR) menerima peserta dengan ijazah 3 tahun terakhir (2021, 2022, dan 2023) untuk Fakultas Kedokteran UPR untuk fakultas lainnya menerima peserta dengan ijazah 5 tahun terakhir (2019, 2020, 2021, 2022 dan 2023) atau Paket C maksimal berusia 25 tahun.

Biaya pendaftaran

Setelah mendaftar, calon peserta akan diarahkan untuk membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 350.000.

Biaya registrasi tersebut dibayarkan melalui bank mitra, yakni Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BSI.

Setelah selesai membayar, biaya tersebut tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apa pun.

Prosedur daftar SMM PTN Barat 2023 Meski pendaftaran secara daring, tetapi pelaksanaan UTBK SMM PTN Barat tetap secara luring atau offline.

Namun, PTN pilihan pertama tidak harus menjadi lokasi mengikuti ujian tulis.

Sebaliknya, peserta dapat memilih lokasi ujian terdekat dengan domisili masing-masing.

Adapun prosedur pendaftaran SMM PTN Barat 2023 adalah sebagai berikut:

Pendaftaran SMM PTN Barat 2023 dilakukan secara online.

Pengisian borang atau formulir pendaftaran ujian tulis dan portofolio dilakukan melalui website

https://pendaftaran.smmptnbarat.id/ dengan cara memasukkan seluruh data yang diperlukan secara benar.

Pendaftaran dimulai pada tanggal 8 Mei 2023 pukul 08:00 WIB sampai 27 Juni 2023 pukul 16:00 WIB.

Bagi peserta ujian SMM PTN Barat 2023 yang telah melakukan pendaftaran, pembayaran biaya pendaftaran dapat dilakukan paling lambat pada tanggal 27 Juni 2023 pukul 16.00 WIB.

Apabila peserta belum selesai menuntaskan pengisian formulir pendaftaran secara online, masih diberi kesempatan untuk menyelesaikannya dan melakukan simpan permanen paling lambat tanggal 28 Juni 2023 pukul 14.00 WIB.

Setelah mendaftar, pastikan peserta melakukan finalisasi, yakni mencetak kartu ujian paling lama pada 28 Juni 2023 pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya, peserta wajib mengikuti UTBK SMM PTN Barat 2023 sesuai dengan jadwal yang tercantum pada kartu ujian.

Peserta dapat memilih sebanyak-banyaknya dua program studi pada satu PTN atau dua PTN yang berbeda.

Nantinya, urutan dalam pemilihan program studi menyatakan prioritas pilihan peserta.

Sementara itu, materi ujian sendiri terdiri dari dua jenis, yakni Tes Potensial Skolastik (TPS), serta Tes Literasi dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

TPS yang akan diuji termasuk kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan bacaan dan menulis.

Di sisi lain, literasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris akan mengukur kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan teks untuk menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu. Sedangkan penalaran matematika, mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved