Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Muharram 1445 H, Pintu Rezeki Dibuka dan Diperlancar
Salah satu keutamaan dari tiga amalan yang dianjurkan di bulan Muharram atau Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah yakni bisa membuka pintu rezeki.
Penulis: Abdul Rosid | Editor: Abdul Rosid
TRIBUNBANTEN.COM - Simak tiga amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan di bulan Muharram atau Tahun Baru Islam.
Salah satu keutamaan dari tiga amalan yang dianjurkan di bulan Muharram atau Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah yakni bisa membuka pintu rezeki.
Oleh sebab itu, umat Islam disarankan untuk melakukan dan menjalankan tiga amalan sunnah di bulan Muharram ini.
Sebagai informasi, Tahun Baru Islam 1445 Hijriyah jatuh pada Rabu 19 Juli 2023.
Baca juga: Kapan Tahun Baru Islam 2023? Ini Sejarah, Peristiwa Penting dan Arti Kata Muharram
Muharram menjadi salah satu bulan mulia dengan berbagai amalan yang bisa dikerjakan dengan pahala berlipat ganda.
Muharram juga masuk dalam salah satu dari 4 bulan yang dimuliakan (al-Asyhur al-Hurum), yakni Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.
Berikut ini amalan sunnah yang dianjurkan sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram yang bisa dikerjakan tang dilansir dari laman NU Online.
1. Memperbanyak Puasa
Hal ini sebagaimana disabdakan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam:
أَفْضَلُ الصَّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ (رواه مسلم)
Artinya: Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa bulan Muharram dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam. (HR Muslim)
Hadits di atas secara jelas menyatakan bahwa kita disunahkan berpuasa di bulan Muharram, terutama pada hari kesepuluh Muharram yang disebut dengan puasa Asyura. Begitu juga hari kesembilan yang disebut puasa Tasu’a. Bahkan Imam Syafii menyatakan dalam kitab Al-Umm bahwa disunahkan puasa tiga hari sekaligus, yaitu 9, 10 dan 11 Muharram.
Ketika ditanya mengenai puasa Asyura, Rasulullah menjawab:
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)
Artinya: Menghapus dosa setahun yang telah berlalu. (HR Muslim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/semarak-1-muharram-ratusan-warga-saat-melakukan-arak-arakan-pawai-obor-di-lebak.jpg)