Murid Belajar di Tenda Darurat

Siswa SD Negeri Belajar di Tenda Darurat, DPRD Pandeglang Sentil Dinas Pendidikan

Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, M Habibi Arafat mengaku prihatin masih ada siswa yang belajar menggunakan tenda darurat.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
dokumentasi Kepala SDN Kiarajangkung via TribunBanten.com/Engkos Kosasih
Puluhan murid SDN Kiarajangkung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, terpaksa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar di bawah tenda darurat. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih


TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG
Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, M Habibi Arafat mengaku prihatin karena masih ada siswa yang belajar menggunakan tenda darurat.

Menuritnya, hal itu seharusnya tidak ada lagi.

"Harusnya jaman sekarang tidak ada lagi kegiatan KBM (Kegiatan belajar mengajar) di tenda," kata Habibi saat dihubungi TribunBanten.com, Minggu (23/7/2023).

Diketahui, sebanyak 75 pelajar kelas 1, 2 dan 3 di SD Negeri Kiarajangkung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang terpaksa belajar di tenda darurat.

Baca juga: Murid Kelas 1-3 Belajar di Tenda Darurat, Kepala SDN Kiarajangkung Pandeglang: Kami Khawatir

Hal itu mereka lakukan, karena kondisi bangunan tiga ruang kelas di SD negeri Kiarajangkung sangat memprihatikan dan nyaris ambruk.

Habibi menyayangkan masih ada sekolah negeri di Kabupaten Pandeglang yang luput dari perhatian, padahal anggaran untuk dunia pendidikan sudah menjadi prioritas pemerintah. 

Dia meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, mengambil langkah untuk segera merencanakan pembangunan sekolah tersebut. 

"Karena anggaran pendidikan sudah menjadi prioritas oleh pemerintah, segera susun rencana untuk pembangunan," katanya.

Dia menegaskan, bangunan sekolah seperti itu harus menjadi prioritas pembangunan karena sangat menghawatirkan proses KBM di dalam tenda.

Baca juga: 3 Ruang Rusak Parah, 75 Murid SDN Kiarajangkung Pandeglang Terpaksa Belajar di Bawah Tenda Darurat

"Pembangunan harus berdasarkan kebutuhan dan prioritas bukan karena kedekatan biar pemerataan dan penyelesaian bangunan sekolah sesuai dengan rencana dan harapan," jelasnya.

Sekretaris Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto belum merespon upaya konfirmasi dari wartawan.
 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved