Mahasiswa Asal Banten Dikeroyok di Mesir

Kronologi Mahasiswa Al-Azhar Mesir Asal Banten Diduga Dikeroyok 15 Orang, Berawal dari Sosmed

Seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir, asal Banten inisial MA diduga jadi korban pengeroyokan.

|
Editor: Abdul Rosid
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir, asal Banten inisial MA diduga jadi korban pengeroyokan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir, asal Banten inisial MA diduga jadi korban pengeroyokan.

Aksi pengeroyokan tersebut diduga dilakukan oleh sesama mahasiswa yang sama-sama mengeyam pendidikan di Mesir.

Korban menceritaan, dugaan aksi pengeroyokan tersebut terjadi Rabu, (12/7/2023) lalu, sekitar pukul 21.45 CLT di kediamannya di district Darbul Ahmar, Darosah.

"Saat saya sedang berada di rumah, ada seseorang yang mengetuk pintu rumah," ujarnya berdasarkan keterangan yang diterima TribunBanten.com, Senin (24/7/2023).

Baca juga: BREAKING NEWS Mahasiswa asal Banten Dikeroyok di Mesir, Pelaku Sesama Pelajar Indonesia

Kemudian salah satu teman MA membukakan pintu untuk melihat tamu yang datang.

Teman MA mengatakan bahwa tamu tersebut sedang mencari MA.

MA pun mendatangi tamu yang datang untuk bertemunya tersebut.

"Saya melihat tiga orang bersama dengan salah seorang yang mengetuk pintu, dan mempersilahkan tamu tersebut untuk masuk ke kamar saya," katanya.

Dia mengira tamu yang datang untuk menemuinya hanya beberapa orang.

Baca juga: Mohamed Salah Datang ke Piala Dunia 2022 Qatar dengan Bendera Kroasia, Kecewa dengan Mesir

Namun setelah mempersilahkan untuk masuk, kata dia, ternyata ada 15 orang tidak dikenal yang masuk ke dalam rumah.

Ketika masuk kamar, sejumlah orang tersebut menunjukan akun profil sosial media miliknya.

Mereka menanyakan mengenai komentar yang sempat disampaikannya di salah satu akun Instagram milik temannya.

Di mana diketahui sebelumnya, pada Minggu (9/7/2023) salah satu teman MA berinisial WF salah satu anggota kekeluargaan Kelompok Studi Walisongo (KSW) mengalami pemukulan.

Pemukulan terhadap WF diduga dilakukan pada acara Cordoba Cup di depan Lapangan Gamaliya.

Kemudian pada Selasa (11/7/20223) KBRI Kairo melakukan mediasi antar korban dan pelaku pengeroyokan.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved