Kadindes Banten Sebut Ada 70 Ribu Warga Alami Obesitas, Malapetaka Bagi Kesehatan

Dinkes Provinsi Banten menyebut, ada sekira 70 ribu warga di Banten diduga mempunyai berat badan di atas normal atau obesitas.

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti. 

TRIBUNBANTEN.COM - Ada sekira 70 ribu warga di Provinsi Banten diduga mempunyai berat badan di atas normal atau obesitas.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti

Menurut Ati, dari jumlah tersebut, warga yang mengalami obesitas terbanyak, berada di wilayah Tangerang Raya.

Baca juga: 70 Ribu Warga Banten Alami Obesitas, Tangerang Raya Penyumbang Terbanyak

Yaitu, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

"Kasus obesitas terus mengalami peningkatan. Sekarang itu kasusnya sekira 70 ribuan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti kepada wartawan di salah satu hotel Kota Serang, Rabu (26/7/2023).

Meskipun begitu, dia tidak menyebutkan secara rinci data kasus obesitas di delapan Kabupaten/Kota di Banten.

Menurut dia, tingginya kasus obesitas itu karena masyarakat abai.

Padahal kata dia, obesitas merupakan malapetaka bagi kesehatan.

"Dengan berat badan yang berlebihan bisa menyebabkan kolesterol tinggi akhirnya bisa menyebabkan ke arah jantung, kalau sudah jantung dia bisa struk," jelasnya.

Tak hanya itu lanjut Ati, obesitas juga bisa menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh dan akhirnya mengakibatkan diabetes melitus.

"Ini yang harus bener bener kita cegah," ujarnya.

Ati mengingatkan agar orang tua menjaga pola asuh, pola makan anak dari kecil dan jangan bangga memiliki anak gemuk.

"Sekarang banyak ibu-ibu bangga anaknya gemuk lucu. Padahal lucu hanya terlihat, tapi dia sudah memupuk penyakit dari mulai lahir," ungkapnya.

Dia juga menghimbau agar masyarakat yang memiliki berat badan tinggi atau gemuk untuk rutin berolahraga dan melakukan aktivitas diet dengan gizi seimbang.

"Obesitas kan bukan penyakit, masih memupuk penyakit maka gak perlu obat langsing sebenarnya cukup aktivitas yang diimbangi dengan gizi seimbang," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved