5.429 Warga Kota Cilegon Obesitas, Dinkes Ungkap Cara Mengendalikan Berat Badan Berlebih
Total ada 5.429 warga Kota Cilegon yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Total ada 5.429 warga Kota Cilegon yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Ratih Purnamasari, paling banyak warga obesitas ada di Kecamatan Purwakarta.
"Jumlah warga obesitas di Kecamatan Purwakarta sebanyak 1.316 orang," kata Ratih di kantornya, Jumat (28/7/2023).
Baca juga: Kadindes Banten Sebut Ada 70 Ribu Warga Alami Obesitas, Malapetaka Bagi Kesehatan
Kemudian diikuti Puskesmas Grogol ada 886 jiwa, Puskesmas Jombang ada 706 jiwa, Puskesmas Citangkil II ada 664 jiwa, dan Puskesmas Cilegon ada 593 jiwa.
Selain itu, di Puskesmas Ciwandan ada 486 jiwa, Puskesmas Citangkil I ada 371 jiwa, Puskesmas Cibeber ada 356 jiwa, dan Puskesmas Pulomerak ada 51 jiwa.
Menurut Ratih, warga obesitas di Kota Cilegon dialami yang berusia 45-59 tahun dengan total 2.060 jiwa.
Selanjutnya usia antara 35-44 tahun, dengan jumlah sebanyak 1.390 jiwa.
Adapun usia antara 25-34 tahun jumlahnya 865 jiwa.
"Obesitas ini menjadi perhatian bagi kita, Pemkot Cilegon, bagaimana caranya untuk mengendalikan atau mencegah agar masyarakat tidak obesitas," ujarnya.
Obesitas disebabkan kurangnya aktivitas fisik dan intake makanan.
Ratih mengaku Dinkes Kota Cilegon telah melakukan berbagai upaya promosi kesehatan.
"Selain mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat, kami ada program CERDIK," ucapnya.
Baca juga: 70 Ribu Warga Banten Mengidap Obesitas, Dua di Antaranya Tewas di RSCM
Program CERDIK merupakan singkatan kata yang memiliki beberapa arti.
Pertama C, yaitu cek kesehatan secara rutin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-obesitas.jpg)