Pedagang Liar di Pasar Kranggot Cilegon Bakal Digusur, Kepala UPT: Bikin Semrawut
Pedagang liar yang berjualan di luar Pasar Kranggot, Kota Cilegon akan segera ditertibkan.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Pedagang liar yang berjualan di luar Pasar Kranggot, Kota Cilegon akan segera ditertibkan.
Hal itu dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan pedagang ikan yang berada di dalam Pasar Kranggot soal sepinya pembeli.
Kepala UPT Pasar Kranggot, Dhani Rahmat mengungkapkan, akan menggandeng aparat penegak hukum untuk menertibkan para pedagang liar.
Baca juga: Omzet Menurun, Pedagang Ikan Pasar Kranggot Cilegon Minta Penjual Liar di Luar Pasar Ditertibkan
Sebab, Dhani menduga ada sejumlah oknum yang telah memfasilitasi para pedagang liar berjualan di area luar pasar.
"Ada dari masyarakat yang memfasilitasi pedagang, dengan air. Jadi pedagang beli air (ke oknum itu,-red), lalu penempatannya di sembarang tempat," ujarnya saat ditemui di pasar, Selasa (22/8/2023).
Sejuah ini, Dhani menyebut ada sekitar 150 sampai 175 pedagang ikan berjualan di pinggir jalan.
Dengan banyaknya pedagang di area luar, sehingga membuat sepinya pembeli di area dalam.
"Ini sedang kita cari solusinya, saya ingin kerjasama dengan aparatur kepolisian," katanya.
Sebab Dhani menilai bahwa penyebab semrawutnya area luar Pasar Kranggot dikarenakan adanya oknum yang bermain.
"Yang membuat amburadul itu di situ, difasilitasi oknum," katanya.
Oleh karena itu pelu melibatkan APH untuk penertiban pasar.
"Secepatnya, saya sudah komunikasi dengan Babinsa dan pak Kapolsek saya berharap agar para pedagang liar ini bisa ditempatkan di satu tempat, karena kita mendahulukan pedagang yang di dalam yang sudah mengikuti aturan," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kepala-UPT-Pasar-Kranggot-Dhani-Rahmat.jpg)