Polemik Lahan SMKN 6 Kota Serang, Begini Jawaban Dindikbud Banten

Lahan SMK Negeri 6 Kota Serang, Provinsi Banten, belum dibayar ke dua ahli waris bernama Komarudin dan Daliman.

Tayang:
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Ilustrasi sekolah. Lahan SMK Negeri 6 Kota Serang, Provinsi Banten, belum dibayar ke dua ahli waris bernama Komarudin dan Daliman. Lahan seluas 17.000 meter itu sudah puluhan tahun digunakan bangunan SMK Negeri 6 Kota Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Lahan SMK Negeri 6 Kota Serang, Provinsi Banten, belum dibayar ke dua ahli waris bernama Komarudin dan Daliman.

Lahan seluas 17.000 meter itu sudah puluhan tahun digunakan bangunan SMK Negeri 6 Kota Serang.

Analisis Kebijakan Muda Bidang SMKN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Asep Mudzakir mengaku, akan membayar lahan.

"Sudah diproses semenjak tahun 2022 dan tahun ini di APBD Perubahan dianggarkan Rp 1,5 miliar untuk lahan milik Daliman sekira 2.100 meter," katanya, Jumat (8/9/2023).

Baca juga: Lahan Tempat Gedung SMKN 6 Kota Serang Berdiri Dipersoalkan, Ahli Waris Demo Dindikbud Banten

Sedangkan, kata Asep, sisanya milik ahli waris Komarudin, rencananya akan dianggarkan dan dibayar pada tahun 2024.

"Mudah-mudahan 2024 ada anggarannya untuk menyelesaikan seluruh lahan SMK 6," katanya.

Namun Asep mengakui, lahan milik Daliman tersebut juga belum ada titik temu. Lantaran pihak ahli waris ingin menjual lahan tersebut dengan harga Rp 700 ribu.

"Belum ada pembayaran, karena saat proses aprasial, sosialisasi dan negosiasi belum menemukan titik temu untuk harga," jelasnya.

Asep mengaku akan menuntaskan lahan tersebut. Meskipun lahan itu merupakan limpahan dari Pemerintah Kota Serang.

"Memang sangat disayangkan pada saat Pemkot bangun SMK di lahan yang belum merek dibayar. Tapi sekarang menjadi tanggungjawab kita, ya akan kita bayar," pungkasnya.

Ahli Waris Demo

Lahan tempat gedung SMK Negeri 6 Kota Serang, Banten berdiri dipersoalkan

Hal ini terungkap setelah ahli waris Almarhum Komarudin Ishak menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, pada Kamis (7/9/2023).

Ahli waris Almarhum Komarudin meminta agar Dindikdbud Banten membayar lahan yang digunakan untuk bangunan SMK Negeri 6 Kota Serang.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved