Dosen dan Mahasiswi UIN Digerebek Warga Lakukan Asusila, Akui 6 Kali Hubungan Badan Selama Pacaran

Dosen dan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung berinisial SHD (31) dan VOS (22) digerebek warga tengah melakukan tindakan asusila.

Net
Dosen dan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung berinisial SHD (31) dan VOS (22) digerebek warga tengah melakukan tindakan asusila. 

TRIBUNBANTEN.COM - Aksi tak terpuji dilakukan dosen dan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung berinisial SHD (31) dan VOS (22).

SHD dan VOD digerebek warga tengah melakukan tindakan asusila di Perumahan Bahtera Indah Sejahtera, Sukarame, Bandar Lampung pada Senin (9/10/2023), pukul 21.00 WIB.

Ketua RT setempat, Nurman mengatakan penggerebekan dilakukan di rumah SHD yang sudah tinggal di Perumahan Bahtera Indah Sejahtera sejak 2015.

Baca juga: Penggerebekan Rumah Produksi Film Porno Jakarta, Polisi Minta Situs dan akun Rekening di Blokir

SHD sendiri tengah ditinggal istrinya serta dua anaknya yang mengajar di Bengkulu.

"Jadi Pak SHD ini menjadi warga kami di Perumahan Bahtera Indah Sejahtera sejak 2015 lalu," katanya dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (10/11/2023).

Nurman pun mengaku kaget ketika SHD justru membawa perempuan lain yang tidak lain adalah mahasiswi UIN Raden Intan berinisial VOS.

"Keduanya sudah diamankan di Mapolda Lampung, dan pak dosen ini yang membawa perempuan tersebut ke rumahnya," ujar Nurman.

"Jadi itulah informasinya yang dapat saya berikan," imbuh Nurman.

Penggerebekan Dilakukan saat SHD dan VOS Mau Beli Makan

Nurman mengungkapkan penggerebekan berawal ketika SHD dan VOS akan keluar mencari makan.

Kemudian, polisi meminta membuka kaca mobil lantaran mereka sudah berada di dalam kendaraan.

Nurman mengatakan bahwa selama ini warga setempat sudah mencurigai gerak-gerik SHD selama sebulan kebelakang.

Warga, katanya, kesal dan marah atas tingkah laku yang dilakukan SHD tersebut.

"Warga curiga sudah satu bulan kepada Pak SHD, yang melaporkan ke polisi juga warga. Saya baru mendapatkan laporan dari warga semalam saat penggerebekan," terangnya

"Kami sedih, kesal, melihat anak perempuan digituin, abis kayak mana marah dan campur aduk kami melihatnya. Kurang ajar orang itu, kalau tidak ketahuan pasti akan terus itu," sambung Nurman.

Baca juga: Anak dan Ibu Kandung di Bukittingi Hubungan Badan Selama 11 Tahun, Suami Masih Ada, Kini Dikarantina

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved