2 Minggu Pasca-Insiden Keracunan Massal, Kepsek SDN Kependilan Pastikan Kondisi Muridnya Sehat

Puluhan murid di SD Negeri Kependilan, Kota Cilegon dipastikan dalam keadaan sehat pasca-insiden terjadinya keracunan massal.

|
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Sekolah SDN Kependilan Kota Cilegon, Tuti Hendrawati. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Puluhan murid di SD Negeri Kependilan, Kota Cilegon dipastikan dalam keadaan sehat, pasca-insiden terjadinya keracunan massal.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN Kependilan, Tuti Hendrawati.

"Anak-anak alhamdulillah kondisinya sudah sehat, sudah masuk sekolah semua, tidak ada kendala apapun," ujarnya kepada TribunBanten.com, Kamis (26/10/2023).

Baca juga: Ini Hasil Lab Sampel Makanan Penyebab Keracunan Massal Puluhan Siswa SDN Kependilan Cilegon

Diakui Tuti, pada saat insiden keracunan itu terjadi, salah satu orang tua murid membawa anaknya ke IGD.

Hal itu lantaran salah satu muridnya masih mengalami muntah-muntah.

"Saat itu juga udah diambi sampelnya, dan ternyata hasilnya tidak mengandung racun, hanya kadaluarsa, karena kue yang dimakan mungkin sudah basi," ungkapnya.

Namun demikian, Tuti memastikan bahwa kondisi muridnya yang berjumlah sekitar 32 orang, saat ini dalam kondisi sehat.

Sementara kasus perkara tersebut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak aparat penegak hukum

"Kalo perkara, kita serahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian," terangnya.

Diakui Tuti, meskipun dalam hal ini terdapat puluhan murid yang menjadi korban dugaan keracunan tersebut.

Namun pihak orang tua murid, tidak ada yang melakukan upaya penuntutan.

"Sejauh ini tidak ada orang tua murid yang menuntut, karena memang insiden ini kan niatan baik dari si pelaku yang membagikan kue," katanya.

"Tapi kita tidak tahu nanti, bagaimana hasil dari BAP dan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian," tambahnya.

Tuti berharap, dengan adanya insiden tersebut di sekolahnya, ke depan diharapkan tidak ada lagi yang dialami oleh muridnya ataupun dialami sekolah lain di Kota Cilegon.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved