29 Wilayah di Banten Rawan Longsor, Tanahnya Retak-retak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mencatat 29 wilayah di Banten rawan longsor.
Angin Puting Beliung
Imbauan itu disampaikan setelah Banten mulai diguyur hujan usai berbulan-bulan kemarau karena dampak El Nino.
"Kita mewaspadai saat musim hujan. Setelah beberapa lama tidak turun hujan, tanah menjadi retak memungkinkan longsor, bencana banjir, dan bencana lainnya," kata Al Muktabar kepada wartawan di Kota Serang, Minggu (5/11/2023).
Untuk menghadapi musim hujan, Al Muktabar telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten untuk melakukan persiapan baik peralatan dan pemetaan daerah rawan bencana.
"BPBD (sudah diinstruksikan) melakukan pemetaan daerah rawan bencana. Seperti di Lebak dan Pandeglang," ujar Muktabar.
Pemprov Banten, sambung Al Muktabar, telah menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) untuk menghadapi musim hujan.
Baca juga: Berebut Suara di Banten: Relawan Ganjar-Mahfud Tangsel Deklarasi, Kubu Prabowo Panaskan Mesin Partai
Di sisi lain, Al Muktabar meminta masyarakat mempersiapkan diri menghadapi musim hujan, dengan membersihkan lingkungan seperti selokan atau drainase yang tersumbat sampah.
"Kabel listrik harus diperhatikan, selokan harus dibersihkan supaya nanti air saat hujan bisa lancar," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-longsor.jpg)