645 Orang Meninggal Dunia Akibat Terlibat Kecelakaan di Banten Selama Tahun 2023
Sebanyak 645 orang meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan di wilayah Provinsi Banten.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 645 orang meninggal dunia akibat terlibat kecelakaan di wilayah Provinsi Banten.
Tercatat ada 1.508 peristiwa kecelakaan di Provinsi Banten, yang terjadi dari Januari sampai Desember 2023.
Dari 1.508 kasus laka tersebut, mengakibatkan 645 orang meninggal dunia.
Baca juga: Lokasi Rawan Macet dan Kecelakaan di Banten, Polisi Imbau Pengendara Hati-Hati saat Mudik
Kapolda Banten Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, selain menyebabkan korban jiwa kecelakaan tersebut menyebabkan korban luka ringan, luka berat dan kerugian materil.
"Untuk korban luka berat sebanyak 125 orang, luka ringan 1.115 orang dan kerugian materil Rp 3 miliar lebih," kata Abdul Karim di Polda Banten, Jumat (29/12/2023).
Abdul Karim mengklaim, kasus kecelakaan di Provinsi Banten mengalami penurunan jika dibanding tahun 2022.
Kata dia, pada tahun lalu terjadi 1.568 kecelakaan dengan korban jiwa 700 orang, luka berat 147 orang dan luka ringan 1.256.
"Tahun ini ada kenaikan sekira 4 persen, sedangkan untuk kerugian materil Rp3,024 miliar, turun 1 persen," ujarnya.
Menurut Abdul Karim, faktor yang mempengaruhi tingginya angka kecelakaan di Provinsi Banten karena cuaca, serta infrastruktur jalan.
"Banyak faktor, faktor jalan, cuaca dan transportasi. Bisa juga ada yang lalai," jelasnya.
Baca juga: Laka Lantas di Pagedangan Kabupaten Tangerang: Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Mobil Avanza
Untuk mengantisipasi maraknya kecelakaan di Banten lanjut Abdul Karim, pihaknya terus melakukan penertiban pelanggaran lalu lintas dengan mengembangkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak.
"Saya juga memerintahkan dirlantas dan kasat lantas untuk mengatur lagi kendaraan besar yang masuk perkotaan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Irjen-Abdul-Karim-z.jpg)