Tanggal 30 Januari 2024 Hari Apa? Ada Tiga Peringatan, Begini Sejarahnya

Tanggal 30 Januari 2024 jatuh pada hari Selasa. Pada tanggal tersebut tercatat ada tiga peringatan penting.

Editor: Abdul Rosid
Kwun Kau Tam
Tanggal 30 Januari 2024 jatuh pada hari Selasa. Pada tanggal tersebut tercatat ada tiga peringatan penting. 

Oleh karena itu dengan adanya Hari Primata Indonesia ini diharapkan bisa membuat mata orang terbuka untuk tidak mengeksploitasi primata dan menjaganya dengan benar di alamnya.

Hari Sekolah Tanpa Kekerasan

Pada tanggal 30 Januari diperingati Hari Sekolah Tanpa Kekerasan. Hari ini juga bisa disebut dengan Hari Perdamaian di Sekolah.

Meskipun seharusnya menjadi tempat untuk mendidik anak namun sekolah seringkali menjadi lingkungan yang menyeramkan ketika bertemu dengan orang-orang yang tidak tepat.

Kasus bullying masih banyak terjadi. Tidak hanya di dunia namun juga di Indonesia sendiri.

Catatan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) ada 30 kasus perundungan di satuan pendidikan yang terjadi sepanjang tahun 2023.

Melansir National Today, Hari Sekolah Tanpa Kekerasan diciptakan oleh Llorenç Vidal Vidal.

Ia adalah seorang penyair, pendidik asal Spanyol yang merasa bahwa sekolah harus menjadi tempat diajarkannya tentang pentingnya perdamaian universal dan penyelesaian konflik melalui cara-cara non-kekerasan.

Dengan tujuan ini, ia mendirikan ‘Dia Escolar de la No-violència i la Pau’ atau Hari Sekolah Tanpa Kekerasan dan Perdamaian pada tanggal 30 Januari.

Pada hari ini, sekolah-sekolah di seluruh dunia menyelenggarakan acara dan konferensi di mana para pendidik, guru, dan siswa di semua tingkatan diundang untuk berpartisipasi dan berdiskusi secara bebas tentang cara menciptakan masyarakat tanpa kekerasan, damai, dan adil.

Hari Croissant Nasional

Hari Croissant Nasional merupakan hari terciptanya roti yang bernama Croissant. Makanan ini juga menjadi populer di Indonesia.

Menurut National Today, croissant sebenarnya berasal dari Austria dengan nama “kipferls”.

Marie Antoinette pertama kali memperkenalkan kue Austria ke Prancis ketika dia menikah dengan keluarga kerajaan dan meminta kue sederhana berbentuk bulan sabit dari tanah airnya.

Ide ini kemudian dikembangkan oleh pembuat roti Perancis dengan menciptakan versi “kipferls” yang lebih mewah dinamakan croissant. Mulai dari sana jenis roti ini menjadi berkembang dan populer ke seluruh dunia.

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved