Gempa Guncang Bayah
Pasca Gempa Magnitudo 5,7 di Bayah, Analis Peringatkan Warga Banten Selatan
Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid, mengatakan Provinsi Banten dan sekitarnya
TRIBUNBANTEN.COM - Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Muhammad Wafid, mengatakan Provinsi Banten dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang kerap diguncang gempa bumi.
Selama kurun waktu lima tahun terakhir, menurut dia, setidaknya telah terjadi 4 gempa besar yang titik pusat gempanya (epicentrum) berada di kawasan Banten.
"Wilayah bagian selatan Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Sukabumi tergolong rawan gempa bumi dan tsunami," kata dia dalam keterangannya pada Senin (26/2/2024).
Baca juga: Real Count Pileg DPRD Dapil Cilegon Hari Ini, Senin 26 Februari, Berikut Caleg & Partai yang Unggul
Untuk itu, kata dia, harus lebih ditingkatkan upaya mitigasi melalui mitigasi struktural dan non struktural.
Dia merekomendasikan bangunan di Kabupaten Pandeglang, Lebak dan Sukabumi harus dibangun menggunakan konstruksi bangunan tahan gempa bumi
"Guna menghindari risiko kerusakan," kata dia.
Selain itu, kata dia, harus dilengkapi dengan jalur dan tempat evakuasi
Dia juga mengimbau masyarakat tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) setempat. Wafid juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, dan jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.
"Kejadian gempa bumi ini diperkirakan tidak berpotensi mengakibatkan terjadinya bahaya ikutan (collateral hazard) yaitu retakan tanah, penurunan tanah, gerakan tanah dan likuefaksi," tukas Wafid.
Gempa Bayah
Wilayah Bayah, Banten diguncang gempa sejak hari Minggu (25/2/2024) malam.
Gempa pertama kali terjadi pada Minggu (25/2/2024) pukul 20:07 WIB.
Gempa pertama itu berkekuatan magnitudo 5,7.
"#Gempa Magnitudo: 5.7, Kedalaman: 10 km, 25 Feb 2024 20:07:03 WIB, Koordinat: 7.61 LS-105.90 BT (85 km BaratDaya BAYAH-BANTEN), Tidak berpotensi tsunami #BMKG," tulis BMKG.
Gempa itu terasa di beberapa wilayah di Banten, seperti
Lebak
Serang
Pandeglang
Tangerang
Setelah itu terjadi belasan gempa susulan
Dalam catatan ada 14 gempa bumi.
Gempa bumi terakhir terjadi pada Senin (26/2/2024) pukul 07.44 WIB
Gempa berkekuatan magnitudo 3,8.
Gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer.
Titik lokasinya ada di koordinat 7.47 lintang selatan, 105.98 bujur timur.
Lokasi pusat gempa berada di laut 67 km barat daya Bayah, Banten.
Berikut info gempa bumi yang dibagikan BMKG.
"Gempa Mag:3.8, 26-Feb-2024 07:44:35WIB, Lok:7.47LS, 105.98BT (67 km BaratDaya BAYAH-BANTEN), Kedlmn:10 Km,
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan,
sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data." tulis twitter BMKG.
Rincian gempa bumi di wilayah Banten.
Berikut daftar 14 gempa susulan di Bayah, Banten.
1) Gempa berkekuatan magnitudo 2,8, pukul 20.34 wib, lokasi di 7.50 LS-106.04BT, berjarak 67 km Barat Daya Bayah, di kedalaman 17km
2) Gempa berkekuatan magnitudo 2,4, pukul 20.51wib, lokasi di 7.43LS-106.00BT, berjarak 62 km barat daya Bayah, di kedalaman 10km.
3) Gempa berkekuatan magnitudo 2,6, pukul 20.55 wib, lokasi di 7.32LS-106.09BT, berjarak 46 km barat daya Bayah, di kedalaman 16km.
4) Gempa berkekuatan magnitudo 3,2, pukul 21.02 wib, lokasi 7.47LS-106.12BT, berjarak 61 km barat daya Bayah, di kedalaman 16km.
5) Gempa berkekuatan magnitudo 3,2, pukul 21.10 wib, lokasi 7.51LS-106.01BT, berjarak 61 km barat daya Bayah, di kedalaman 14km.
6) Gempa berkekuatan magnitudo 2,3, pukul 21.12 wib, lokasi 7.54LS-106.04BT, berjarak 71 km barat daya Bayah, di kedalaman 23km.
7) Gempa berkekuatan magnitudo 2,5, pukul 21.25 WIB, lokasi 7.40LS-106.03BT, berjarak 57 km barat daya Bayah, di kedalaman 25km.
8) Gempa berkekuatan magnitudo 3,6, pukul 21.32 WIB, lokasi 7.63LS-106.07BT, berjarak 80 km barat daya Bayah, di kedalaman 10km.
9) Gempa berkekuatan magnitudo 3,2, pukul 21.33 WIB, lokasi 7.54LS-105.98BT, berjarak 74 km barat daya Bayah, di kedalaman 19 km.
10) Gempa berkekuatan magnitudo 2,5, pukul 21.42 WIB, lokasi 7.48LS-106.04BT, berjarak 65km barat daya Bayah, di kedalaman 16 km.
11) Gempa berkekuatan magnitudo 5,1, pukul 22.04 WIB, lokasi di 7.54LS-105.95BT, berjarak 75km barat daya Bayah, di kedalaman 10 km. Dirasakan hingga Jampang Surade dan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
12) Gempa berkekuatan magnitudo 4,2, pukul 22.11 WIB, lokasi 7.56LS-105.97BT, berjarak sekitar 76km barat daya Bayah, di kedalaman 11 km.
13) Gempa berkekuatan magnitudo 3,2, pukul 22.18 WIB, lokasi 7.55LS-105.99BT, berjarak sekitar 74km barat daya Bayah, di kedalaman 10 km.
14). Gempa berkekuatan magnitudo 3,8, pukul 07.44 WIB, 7.47LS, 105.98BT 67 km barat daya Bayah, di kedalaman 10 km.
Gempa Bayah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan soal gempa 5,7 magnitudo di Bayah, Banten.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan gempa bumi di Bayah, Banten termasuk dangkal.
Menurut dia, gempa itu terjadi akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Banten.
Analisa itu disampaikan setelah melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault) yang merupakan cerminan Gempa Megathrust," ujar Daryono dalam pernyataannya yang diterima Tribunnews.com, Minggu(25/2/2024).
Menurut Daryono, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Surade dengan skala intensitas IV MMI ( Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderit dan dinding berbunyi ) di daerah Pelabuhan Ratu, Bayah, Malimping, Garut dengan skala intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) di daerah Bandung, Cilacap, Panimbang dan Cigeulis dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Terasa getaran seakan akan truk berlalu, daerah Serang dan Lembang dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 20.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya ativitas gempa bumi susulan (aftershock).
"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa."
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Daryono.
Nama-nama Wilayah Terdampak Gempa
Gempa magnitudo 5,7 terjadi di Bayah, Banten pada Minggu (25/2/2024) pukul 20.07 WIB.
Lokasi koordinat 7.61 lintang selatan (LS) - 105.90 bintang timur (BT) atau 85 kilometer barat daya Bayah Banten dan terjadi pada kedalaman 10 kilometer.
Ini nama-nama wilayah yang merasakan getaran.
Getaran tidak hanya dirasakan di Bayah, Banten dan sekitarnya.
Seperti
Malimping
Cijaku
Tetapi juga di enam wilayah di Jawa Barat.
Yaitu
Kabupaten Sukabumi
Kota Sukabumi
Kabupaten Cianjur
Kabupaten Sumedang
Kabupaten Garut
Kabupaten Pangandaran
Warga Rasakan Gempa
Satu warga di Kecamatan Kalipucang, Wawan (47) mengaku merasakan getaran gempa bumi yang sudah terjadi.
"Cukup lumayan kerasa, tapi enggak tahu gempa dimana," ujar Wawan melalui WhatsApp, Minggu (25/2/2024) malam.
Satu warga lainnya di Kecamatan Pangandaran, Agus mengatakan gempa bumi di Banten lumayan besar.
"Di Banten, lumayan besar 5,7 dirasakan hingga Kabupaten Pangandaran," katanya
Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur, Rafik Rahmat Taufik menyebut gempa bumi terjadi sekira pukul 20.07 WIB dengan durasi lumayan lama.
"Tadi ada sekira 10 detik getaran gempa yang kami rasakan," kata Rafik dikonfirmasi TribunBanten.com melalui sambungan telepon.
Menurut Rafik, gempa membuat kaca di rumahnya mengalami getaran. Namun beruntung tidak pecah.
Masyarakat di wilayah Bayah juga kata dia, sudah kondusif karena sudah terbiasa merasakan gempa bumi.
Ditambah berdasarkan laporan BMKG bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.
"Alhamdulillah udah kondusif sekarang mah, meski pun tadi sedikit panik keluar rumah," ujar dia.
Rafik mengaku belum menerima laporan kerusakan akibat getaran gempa bumi tersebut. Dia berharap, masyarakat dapat tetap waspada.
"Sejauh ini belum ada laporan kerusakan yang kami terima. Mudah-mudahan tidak ada yang rusak," ungkap dia.
| BPBD Banten: Tiga Rumah Rusak Terdampak Gempa Bayah |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Anak Krakatau, Imbas Gempa M 5,7 di Bayah Banten |
|
|---|
| Gempa di Bayah Banten, BMKG: Ada 39 Gempa Susulan |
|
|---|
| Cerita Warga Serang Rasakan Gempa Magnitudo 5,7 di Bayah Banten: Berlarian Cari Tempat Aman |
|
|---|
| BREAKING NEWS Gempa Guncang Bayah Banten, Ada Belasan Gempa Susulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Gempa-Bayah-Banten.jpg)