Bolehkan Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Syawal Setelah Ramadhan? Berikut Penjelasannya

Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal. Simak penjelasan mengenai puasa qadha di bulan Syawal berikut ini.

Editor: Vega Dhini
Handover/ Tribun Timur
Ilustrasi puasa syawal. Simak penjelasan mengenai puasa qadha di bulan Syawal berikut ini. 

TRIBUNBANTEN.COM - Simak penjelasan mengenai puasa qadha di bulan Syawal berikut ini.

Umat Islam telah meninggalkan bulan Ramadhan 1445 H.

Kini, umat Islam di seluruh dunia telah memasuki bulan Syawal 1445 H.

Ilustrasi puasa.
Ilustrasi puasa. (Dok/Serambi)

Di bulan Syawal setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan puasa Syawal.

Puasa Syawal dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal.

Baca juga: 10 Tips Menjaga Berat Badan setelah Lebaran, Salah Satunya: Hindari Makan Malam Terlalu Larut!

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Syawal 1445 H, Bisa Dilaksanakan Selama 6 Hari

Adapun keutamaan puasa Syawal bagi orang yang telah melaksanakan puasa Ramadhan yaitu mendapat pahala sama dengan puasa satu tahun.

Di antara hadis yang menyebutkan keutamaan puasa 6 hari Syawwal ialah yang diriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari RA:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الأَنْصَارِيِّ، – رضى الله عنه – أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ :‏ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ [رواه مسلم، والترمذي،وابن ماجه، وأبو داود)
 
Artinya: Dari Abu Ayyub al-Anshari RA bahwa ia mendapat riwayat bahwa Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa sudah melakukan puasa Ramadan, kemudian menambahkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka seolah-olah ia telah melaksanakan puasa sepanjang masa. (HR Muslim, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Abu Dawud).

Pada kondisi tertentu sebagian umat Islam tidak bisa melaksanakan puasa Ramadhan sebulan penuh karena suatu halangan, baik karena haid, nifas, sakit, atau perjalanan jauh.

Hal ini menyebabkan ia memiliki utang puasa dan harus meng-qadha-nya setelah berlalunya Ramadhan.

Lantas, apakah boleh puasa Syawal bisa digabung sekaligus dengan niat membayar utang puasa Ramadhan?

Terkait masalah ini para ulama berbeda pendapat.

Pada dasarnya para ulama membedakan antara puasa qadha’ sebagai ibadah wajib dan puasa Syawal sebagai ibadah sunnah.

Dikutip dari pwmu.co, sebagian ulama membolehkan menggabungkan niat ibadah wajib dengan ibadah sunnah. Seperti puasa qadha’ Ramadhan yang dilakukan bertepatan dengan puasa Arafah.

Baca juga: Niat dan Tata Cara Puasa Syawal, Puasa 6 Hari Setelah Lebaran Idul Fitri

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved