Peringati Hari Bumi, Dirut PLN: Kolaborasi Jadi Satu-satunya Cara Hadapi Tantangan Perubahan Iklim
Peringatan Hari Bumi bertema "PLN EcoRangers: Empowering a Sustainable Lifestyle’, ini diikuti pegawai PLN seluruh Indonesia.
”Di RUPTL terhijau PLN yang sudah diselaraskan dengan RUKN, kami meningkatkan kapasitas energi baru terbarukan sebesar 75 persen, dan 25 persen sisanya berasal dari gas pada 2040," katanya.
Baca juga: Siap Hadapi Pertamina Enduro & Gresik Petrokimia Pupuk, Jakarta Electric PLN Siapkan Strategi Khusus
Darmawan mengakui ini adalah tantangan besar dan PLN berkomitmen untuk melaksanakannya demi masa depan bumi kit.
Adapun berkaitan dengan tema "PLN EcoRangers: Empowering a Sustainable Lifestyle" yang diusung, dalam hal ini perseroan secara khusus mengajak pada seluruh insan PLN, stakeholder, dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berkontribusi aktif pada aksi global dalam menjaga bumi dari perubahan iklim.
”Kita tahu ancaman perubahan iklim semakin nyata adanya, untuk itu mari kita bergandengan tangan, berkolaborasi bersama untuk menyelamatkan bumi dari ancaman global warming dan jika memungkinkan kita bisa mendinginkan bumi,” ujarnya.
Laksmi mengatakan, sebagai negara yang menandantangani Paris Agreement, Indonesia bersama 194 negara lainnya telah berkomitmen untuk menjaga suhu bumi tidak melebihi 1,5 derajat celcius dalam satu abad mendatang.
Dia pun mengapresiasi berbagai terobosan yang ditempuh PLN sebagai tulang punggung transisi energi, termasuk menggaungkan sustainable lifestyle guna mencegah perubahan iklim di Indonesia.
Baca juga: Tak Hanya Pelatihan Keuangan, UMKM Binaan PLN UID Banten juga Mendapatkan Sertifikat Halal
”Kalau kita tidak berhasil mengubah sustainable lifestyle kita, panas ini akan merusak seluruh ekosistem yang ada, keanekaragaman hayati akan rusak, dan semua modal dasar hidup dan kehidupan akan rusak. Langkah demi langkah yang tadi dijelaskan, dan sudah dilakukan PLN, really matters,” ucap Laksmi.
Jisman P Hutajulu mengatakan pemerintah Indonesia telah menyusun roadmap transisi energi guna meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Untuk itu, pemerintah dalam hal ini telah menyelaraskan Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional (RUKN) dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik Tenaga Listrik (RUPTL) terhijau PLN sebagai langkah nyata dalam memerangi global warming.
Momentum Hari Bumi ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menghargai bumi sebagai tempat tinggal bagi makhluk hidup melalui suatu aksi yang nyata.
"Kepedulian pemerintah terhadap lingkungan, khususnya di sektor energi listrik telah diwujudkan melalui pemanfaatan sumber daya EBT yang ramah lingkungan dan pengurangan penggunaan energi fosil. Hal ini dilihat dari rancangan RUKN dan RUPTL yang sudah semakin green,” ujar Jisman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pln-hari-bumi.jpg)