Kabar Dunia
Mesir vs Israel Makin Panas, Kairo Tegaskan Israel Haram Kuasai Perlintasan Rafah!
Perselisihan antara Mesir dan Israel makin menjadi-jadi setelah negara Zionis nekat menguasai perlintasan Rafah di Jalur Gaza.
TRIBUNBANTEN.COM - Konflik antara Mesir dan Israel makin memanas, usai negara Zionis nekat menguasai perlintasan Rafah di Jalur Gaza.
Mesir sebenarnya adalah salah satu juru penengah, dalam perundingan antara Hamas dan Israel.
Negara di Afrika Utara itu berupaya agar terjadi gencatan senjata Hamas-Israel dan pertukaran sandera.
Baca juga: Menlu Spanyol Desak Israel Hentikan Operasi Militer Rafah: Patuhi Hukum Humaniter Internasional
Namun demikian, Mesir acap kali memperingatkan Israel tentang pelanggaran perjanjian perdamaian tahun 1979.
Sayangnya peringatan Mesir itu tak digubris oleh Israel.
Militer Zionis pekan lalu masuk ke Rafah dan mengontrol perlintasan itu.
Banyak yang meragukan Mesir akan memutuskan hubungan dengan Israel karena invasi Israel ke Rafah.
Akan tetapi, masuknya Israel ke Rafah itu jelas menandakan meningkatnya ketegangan antara Mesir dan Israel.
Di samping itu, pada Minggu, (12/5/2024), Mesir mengatakan bakal bergabung dengan Afrika Selatan untuk menggugat Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) dalam kasus genosida di Gaza.
Tegaskan tindakan Israel ilegal
Tentara Israel menguasai perlintasan Rafah pada tanggal 7 Mei dan menutupnya.
Perlintasan itu menjadi pintu masuk utama untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan di Gaza.
Menteri Luar Negeri Israel Sameh Shoukry menyebut Israel harus bertanggung jawab atas tindakannya.
“Bertanggung jawab atas penutupan perlintasan Rafah di sisi Palestina,” kata Shoukry pada hari Minggu dikutip dari The New Arab.
Dia turut menyinggung perjanjian normalisasi hubungan dengan Israel yang menjadi pilihan Mesir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tank-Israel-menyerbu-perlintasan-Rafah.jpg)