5 Fakta Menarik Tradisi Seba Baduy 2024
Seba Baduy merupakan upacara adat Bsduy yang dilakukan setahun sekali sebagai wujud syukur atas limpahan hasil pertanian di ladang.
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini empat fakta menarik tradisi Seba Baduy 2024.
Seba Baduy merupakan upacara adat Bsduy yang dilakukan setahun sekali sebagai wujud syukur atas limpahan hasil pertanian di ladang.
Baca juga: Situasi Terkini di Alun-alun Rangkasbitung Jelang Seba Baduy 2024
Jadwal
Seba Baduy 2024 digelar di Alun-alun Rangkasbitung, Lebak, Banten pada 16-19 Mei 2024.
Waktu pemberangkatan dari tempat awal pemberangkatan di Balai Desa Kanekes pada
Jumat, 17 Mei 2024 pukul 13.30 WIB,
Pemerintah Kabupaten Lebak akan menyambut kedatangan warga Baduy di Pendopo Bupati Kabupaten Lebak.
Pemkab Lebak telah menyediakan acara hiburan untuk memeriahkan kegiatan tradisional ini.
Mulai dari hiburan masyarakat hingga camping ground juag sudah disediakan untuk para wisatawan yang turut menyaksikan kegiatan Seba Baduy 2024 ini
Setibanya rombongan seba tiba di Jembatan Keong, rombongan seba akan diterima dan disambut oleh Kepala Disbudpar Lebak, dan diantar untuk menuju ke Pendopo Bupati Lebak.
Setibanya di Pendopo Bupati Lebak, para rombongan seba akan disambut Pemkab Lebak, mulai dari Pj Bupati, Sekda dan jajaran yang lainnya.
Kemudian akan dilakukan prosesi ritual seba termasuk didalamnya penyerahan hasil masyarakat bumi baduy dan babacakan (Makan bersama).
Baru, pada 18 Mei 2024, para rombongan seba akan melanjutkan perjalan menuju Pendopo Gubernur Provinsi Banten dan melaksanakan ritual dan kegiatan lainnya.
Baca juga: Jadwal Lengkap Acara Seba Baduy 2024, Mulai Kirab sampai Ritual Penyerahan Hasil Bumi
Peserta
Rombongan masyarakat Baduy akan mengikuti acara Seba Baduy 2024.
Acara diikuti oleh laki-laki, diperkirakan sekitar 1.500 orang.
Makna
Seba merupakan upacara tradisional yang biasa dilakukan oleh Masyarakat Suku Baduy. Tradisi Seba biasanya dilakukan dalam rangka menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang berlimpah dalam satu tahun.
Upacara ini rutin dilaksanakan setiap tahun yang di dalamnya ada prosesi silaturahmi antara masyarakat Suku Baduy dengan pemerintah setempat. Tradisi Seba dilakukan di dua tempat, yaitu Pendopo Kabupaten Lebak dan di Kota Serang sebagai pusat Provinsi Banten.
Dalam konteks Upacara Seba, masyarakat Baduy atau Urang Kanekes akan mempersembahkan hasil panen kepada pemerintah.
Berdasarkan sejarahnya, Seba sudah dilakukan oleh masyarakat Baduy dalam kurun waktu yang lama.
Konon, upacara Seba ini sudah berlangsung sejak ratusan tahun silam, tepatnya pada masa kejayaan Kesultanan Banten.
Tradisi Seba ini juga menjadi wujud kesetiaan dan ketaatan Suku Baduy kepada pemerintah.
Upacara Seba dapat diartikan sebagai kunjungan resmi masyarakat Baduy setelah musim panen.
Seba didahului oleh upacaa Kawalu, yaitu ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas keberhasilan panen.
Secara umum, Seba memiliki tujuan berupa harapan keselamatan dan ungkapan rasa syukur.
Adapun tujuan upacara Seba secara khusus antara lain membawa amanat pu’un atau ketua adat, memberikan laporan, menyampaikan harapan, dan menyerahkan hasil bumi.
Dalam praktiknya, upacara Seba diikuti oleh ribuan masyarakat Baduy Luar dan Baduy Dalam.
Kedua kelompok masyarakat Baduy itu akan dibedakan dengan warna pakaian yang dikenakan.
Baduy Dalam mengenakan busana dan ikat kepala berwarna putih.
Sedangkan Baduy Luar mengenakan pakaian berwarna hitam dan ikat kepala berwarna biru.
Sebelum Seba dilakukan, Urang Kanekes akan menggelar upacara kawalu terlebih dahulu selama 3 bulan.
Kawalu merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dan upacaranya dibagi dalam tiga sesi.
Situasi Terkini
Situasi terkini di Alun-alun Rangkasbitung menjelang Seba Baduy 2024.
Selama ritual Seba Baduy 2024, ribuan warga Baduy akan turun ke kota.
Mereka akan menyampaikan amanat dan hasil bumi ke Pendopo Bupati Lebak di Rangkasbitung
Pada Seba Baduy 2024, ada 1.500 warga Suku Baduy yang akan mengikuti Seba.
Seba Baduy 2024 digelar di Alun-alun Rangkasbitung, Lebak, Banten pada 16-19 Mei 2024.
Pantauan Tribunbanten.com, di lokasi, terpantau di Alun-alun Rangkasbitung yang akan menjadi lokasi sentral kegiatan Seba Baduy 2024 sudah terpantau ramai. Kamis, (16/5/2024)
Agenda Wisata
Puluhan Bazzar UMK lokal juga sudah tersusun rapih di sekitaran jalan Area Multatuli. Banyak aneka jajanan yang disediakan para pelaku usaha.
Tidak hanya itu, pernak-pernik seperti slayer badut, tas koja baduy, dan serba-serbi pakaian adat baduy pun telah tersusun rapih dijajakan oleh para pedagang.
Terpantau para wisatawan dan turis juga sudah mulai memadati area Alun-alun Rangkasbitung.
Usep Ridwan, warga Kecamatan Malingping mengaku sengaja datang ke Alun-alun Rangkasbitung untuk menyaksikan kegiatan tahunan ini.
"Sengaja main ke sini. Ini kan ritual tahunan masyarakat Suku Baduy. Sangat sayang jika dilewatkan begitu saja. Banyak ilmu tentang budaya dan kehidupan yang bisa dipelajari oleg kita semua," ucapnya.
Diketahui, seba Baduy merupakan tradisi satu tahun sekali yang biasanya dilakukan saat pertengahan tahun setelah warga Baduy selesai menggelar ritual Kawalu atau bulan puasa dalam kalender adat Baduy.
| Besok! 1.582 Warga Baduy Bakal Jalan Kaki dari Lewidamar ke Pendopo Bupati Lebak |
|
|---|
| Seba Baduy 2026 Meriah, Ratusan Siswa di Lebak Antusias Lomba Gobak Sodor dan Permainan Tradisional |
|
|---|
| Bupati Hasbi Ajak Masyarakat Lebak Hadiri Seba Baduy 2026, Duta Besar Negara Tetangga akan Hadir |
|
|---|
| Seba Baduy 2026 Resmi Digelar 23 April, Ini Agenda Lengkap dari Pembukaan hingga Penutupan |
|
|---|
| Banjir Baduy Lebak: Sungai Cibarani Meluap, Jembatan Rusak, Warga Dipastikan Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Seba-Baduy-2024-Kolase-Foto.jpg)