Mengusung Konsep Green, Smart, dan Beautiful, Pembangunan PLN Hub di IKN Nusantara Dimulai

Lokasi pembangunan PLN Hub hanya berjarak 1 kilometer dari Istana Negara dan memiliki luas

dokumentasi PLN
Pembangunan pusat ekosistem transisi energi dan layanan digital pertama dan terbesar di Tanah Air atau PLN Hub di jantung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dimulai. Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan itu dilakukan Presiden Joko Widodo, Rabu (5/6/2024). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pembangunan pusat ekosistem transisi energi dan layanan digital pertama dan terbesar di Tanah Air atau PLN Hub di jantung Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dimulai.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan itu dilakukan Presiden Joko Widodo, Rabu (5/6/2024).

Lokasi pembangunan PLN Hub hanya berjarak 1 kilometer dari Istana Negara dan memiliki luas yang sangat memadai, yakni sebesar 1,39 hektare.

Baca juga: Total 89.153.278 Pelanggan PLN pada 2023, Tarif Rumah Tangga Tumbuh Paling Tinggi, Ini Rinciannya

Presiden menyebut PKN Hub akan menjadi tempat berkumpulnya semua stakeholder.

"Saya sangat menghargai sekali dibangunnya PLN Hub yang nanti akan mengumpulkan semua stakeholder dan mitra yang berhubungan dengan PT PLN," katanya.

Menurut Presiden, adanya PLN Hub makin mengakselerasi transisi energi sekaligus beragam investasi di IKN.

"Setiap ada investor yang ingin masuk ke Indonesia, baik data center, selalu yang ditanyakan energi hijaunya ada atau tidak. Ada orang ingin masuk lagi, ingin membangun industri alumunium selalu yang ditanyakan adalah bapak bisa menyediakan energi hijau atau tidak," ucapnya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan kehadiran PLN Hub bukan hanya untuk PLN, melainkan untuk ekosistem besar berisi mitra dan jejaring bisnis yang berkolaborasi bersama PLN terkait transisi energi.

"Kami sudah berkomunikasi dengan mitra dan jejaring bisnis kami yang merupakan berbagai top companies internasional. Kolaborasi dengan mereka akan terus berlanjut dengan berkantor di IKN," ujarnya.

Terkait pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk IKN, Darmawan menyampaikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 50 megawatt (MW) siap beroperasi secara penuh pada pelaksanaan upacara HUT Republik Indonesia mendatang.

Tidak hanya itu, PLN juga tengah mempersiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk turut memasok listrik berbasis energi bersih ke IKN.

Baca juga: PLN Gandeng GoTo untuk Meningkatkan Efisiensi Penggunaan Kendaraan Dinas

"Akhir tahun lalu, Bapak Presiden meresmikan groundbreaking PLTS di IKN dan kami jalankan tugas kami. Insyaallah upacara 17 agustus nanti di IKN listriknya sudah secara penuh berbasis energi baru terbarukan," katanya.

PLN juga sudah mempersiapkan hydro power di sekitar IKN sehingga secara jangka panjang listriknya tetap 100 persen dari EBT.

Pihaknya juga berterima kasih kepada pemerintah karena telah menyediakan lokasi yang sangat strategis terhadap pembangunan PLN Hub di pusat IKN.

"Kami diberikan kepercayaan untuk menerjemahkan visi masa depan IKN yang modern, futuristik, dan green dari sisi ketenagalistrikan. Terima kasih kami diberikan kesempatan membangun PLN Hub tepat di jantungnya IKN," jelas Darmawan.

Baca juga: PLN Catat Sejarah! Laba Bersih Capai Rp 487,38 Triliun, Berhasil Menambah 3,5 Juta Sambungan Baru

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved