Pemkot Cilegon

Dipimpin Sekda, Para Kepala OPD Cilegon Tandatangani Komitmen Laboratorium Manajemen Risiko

Penandatanganan komitmen ini menandai langkah penting dalam upaya peningkatan manajemen risiko

Tayang:
dokumentasi Pemkot Cilegon
Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Cilegon berkumpul di aula Setda, Selasa (16/72/2024). Dipimpin Sekda Maman Mauludin, mereka menadatangani komitmen penyelenggaraan Laboratorium Manajemen Risiko Kota Cilegon. 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Cilegon berkumpul di aula Setda, Selasa (16/72/2024).

Dipimpin Sekda Maman Mauludin, mereka menadatangani komitmen penyelenggaraan Laboratorium Manajemen Risiko Kota Cilegon.

Penandatanganan komitmen ini menandai langkah penting dalam upaya peningkatan manajemen risiko di lingkup pemerintahan kota.

Baca juga: Cilegon Sabet Juara TTG Nusantara, Helldy Raih Satya Lencana Dua Tahun Berturut-turut

Dengan penandatanganan komitmen ini, diharapkan pengelolaan risiko di Kota Cilegon dapat semakin baik dan mendukung pencapaian kinerja yang optimal di setiap perangkat daerah.

Hal ini juga menunjukkan keseriusan Pemkot Cilegon dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan.

Maman Mauludin menekankan pentingnya komitmen bersama dalam mengawal proses pengelolaan risiko di setiap OPD.

"Kami mengundang seluruh kepala OPD untuk bersama-sama menandatangani komitmen ini. Bukan sekadar di atas kertas, tetapi juga untuk melaksanakan program yang telah dirancang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," kata Maman dalam arahannya.

Dia juga meminta agar setiap kepala OPD memahami kontribusi perangkat daerah mereka terhadap tujuan RPJMD dan mengidentifikasi potensi risiko yang bisa menghambat pencapaian kinerja.

Maman mengungkapkan kebanggaannya atas peningkatan level manajemen risiko Pemkot Cilegon.

"Alhamdulillah, kami telah berhasil meningkatkan nilai indeks manajemen risiko dari level 1 ke level 3. Ini berkat upaya kolaboratif antar-pihak terkait," ucapnya.

Rombongan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dipimpin Koordinator Pembinaan Kapabilitas APIP Daerah, Erwin Setiabudi, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: KEREN Ciptakan Alat Pengelola Air Hujan Siap Minum, Warga Cilegon Sabet Juara I Inovasi TTG Nasional

Erwin mengajak seluruh kepala OPD di Kota Cilegon untuk lebih serius dalam menerapkan Laboratorium Manajemen Risiko.

Dia juga menjelaskan berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari implementasi Laboratorium Manajemen Risiko.

"Manfaat yang dapat diraih antara lain tercapainya tujuan organisasi, perlindungan terhadap kepala daerah dan kepala OPD sebagai pemilik risiko, pengurangan kejutan yang tidak menyenangkan, peningkatan reputasi, peningkatan kepatuhan, dan peningkatan efisiensi," katanya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved