Diduga Jual Miras, Ulama dan Santri di Serang Turun ke Jalan Demo PT Balaraja Barat Indah
Sejumlah ulama dan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Serang menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik PT. Balaraja Barat Indah.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah ulama dan santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Serang menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik PT. Balaraja Barat Indah pada Jumat (9/8/2024).
Berdasarkan pemantauan, halaman pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Modern, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang dipenuhi massa aksi bersarung, baju Koko dan kopiah hitam.
Dalam aksi tersebut mereka juga membawa bendera merah putih berukuran kecil. Massa aksi memprotes keberadaan PT tersebut karena memproduksi dan menjual minuman keras (Miras).
Baca juga: Tokoh Ulama di Banten Ngadu ke Bupati Serang, Minta Pabrik Miras PT Balaraja Barat Indah Ditutup
Miras yang diproduksi PT Balaraja Barat Indah tersebut bermerk Kawa-Kawa yang beredar di wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang. Miras ini juga sering dirazia oleh polisi di warung-warung kecil.
Koordinator Aksi, Naji menyebut peredaran miras di Provinsi Banten sangat mengkhawatirkan. Bahkan Polda Banten telah menyita sekira 17.000 miras yang beredar tersebut.
"Ini bahaya karena bisa merusak moral anak bangsa," kata Jumat (9/8/2024).
Baca juga: Gerakan Selamatkan NKRI akan Unjuk Rasa, Tuntut Pecat Ketua Bawaslu - KPU, 1.197 Polisi Disiagakan!
Naji meminta agar PT Balaraja Barat Indah untuk tidak berproduksi di Provinsi Banten.
Ia menekankan, jika tuntutan tersebut tak diindahkan selam 3 x 24 jam, maka akan melaksanakan aksi kembali dengan massa yang lebih besar.
"Kami ingin pabrik ini tutup jika terus memproduksi minuman keras," ujarnya.
Dalam aksi tersebut para demonstran juga menggelar doa bersama di depan pabrik, memohon agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terhadap PT. Balaraja Barat Indah.
Sementara Humas PT. Balaraja Barat Indah, Harry mengaku akan menampung aspirasi dari masyarakat.
"Tentunya komunikasi nanti kembali kepada beliau-beliau para tokoh masyarakat, para kiyai," katanya saat menemui massa aksi.
| Puluhan Karyawan Hotel di Serang Kompak Galang Donor Darah dan Bersihkan Masjid Ats-Tsauroh |
|
|---|
| Betonisasi Jalan Raya Serang-Cilegon dan JLS Picu Macet Parah, Antrean Kendaraan Mengular Panjang |
|
|---|
| Curanmor Bersenjata Api Gentayangan di Cikande Serang, Satu Motor Warga Berhasil Digasak |
|
|---|
| Sidang Korupsi PDAM Lebak, Empat Terdakwa Minta Divonis Dibebaskan: Sebut Hanya Masalah Administrasi |
|
|---|
| Menengok Potensi Gunung Gedor, Calon Spot Paralayang Hits di Kota Serang, Uji Terbang Bulan Depan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Sejumlah-ulama-dan-santri-dari-berbagai-pondok-pesantren-di-Kabupaten-Serang-menggelar-aksi.jpg)