Rebo Wekasan pada 4 September 2024, Tradisi di Banten dan Amalan yang Dianjurkan
Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan adalah nama hari Rabu terakhir di bulan Sapar pada Kalender Hijriah.
TRIBUNBANTEN.COM - Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan adalah nama hari Rabu terakhir di bulan Sapar pada Kalender Hijriah.
Awalnya Rebo pungkasan merupakan upacara tradisional yang pada mulanya dilakukan di tempuran (tempat bertemunya dua sungai) Sungai Gajah Wong dan Sungai Opak, yang berhubungan dengan mitos Sultan Agung saat mengadakan pertemuan dengan penguasa pantai selatan yaitu Kanjeng Ratu Kidul.
Karena kemudian dirasakan menimbulkan efek negatif, kemudian acara ini digeser menjadi bentuk acara mengarak gunungan lemper diiringi arak-arakan.
Tradisi Rebo Wekasan di Banten
Rebo Wekasan adalah ritual tradisi masyarakat Jawa pada hari Rabu terakhir Bulan Safar atau bulan ke dua penanggalan Hijriyah.
Adapun nama lain dari Rebo Wekasan adalah Rabu Pamungkas, Arba Mustakmir, atau Arba Musta'mir.
Sejumlah masyarakat percaya di waktu itu akan turun bencana dan sumber penyakit, sehingga harus melaksanakan sejumlah ritual tradisi tolak bala.
Selain masyarakat Jawa, tradisi menganggap Bulan Safar adalah bulan sial juga terjadi di bangsa Arab.
Hal ini dijelaskan dalam Buku Risalah Ahlusunnah Wal Jama'ah An-Nahdliyah, Subaidi, Unisnu Pers 2019.
Baca juga: Tata Cara dan Bacaan Niat Sholat Tolak Bala pada Rebo Wekasan 2024
Warga di RT/RW 02/02 Kampung Karundang Tengah, Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten melakukan tradisi memperingati Rebo Wekasan.
Rebo Wekasan merupakan tradisi yang dilakukan pada hari Rabu pada akhir bulan Safar.
Pada umumnya, warga melaksanakan salat tolak bala.
Mereka meyakini pada Rabu akhir bulan Safar Allah SWT menurunkan berbagai macam musibah.
Untuk itu, agar terhindar dari marabahaya, mereka melaksanakan mandi dengan niat tolak bala dan shalat tolak bala sebanyak 4 rakaat.
Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, ratusan warga dari berbagai usia berkumpul di depan dua buah tong biru berisi air yang sudah diberi kertas bertuliskan rajah (doa), dan bunga tujuh rupa.
| Waspada Hujan! Ini Prakiraan Cuaca Banten, Jumat 10 April 2026 |
|
|---|
| Polda Banten Bongkar Kasus Pertambangan Batubara dan Emas Ilegal di Kawasan Hutan di Lebak |
|
|---|
| Rekrutmen Polri 2026 Dibuka, Polda Banten Tegaskan Tidak Ada Jalan Pintas Lewat Calo |
|
|---|
| Terpidana Pencabulan Anak di Tangsel Kabur Setahun, Ditangkap di Rumah Keponakan di Tegal |
|
|---|
| Skema Pembayaran Program Sekolah Gratis di Banten Dinilai Bermasalah, DPRD Desak Evaluasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-salat.jpg)