Surat Pemecatan Wahidin Halim

WH Bantah Dipecat Karena Surat Mahkamah Partai Telah Dianulir Surya Paloh

Wahidin Halim membantah pemecatan dirinya dari Partai NasDem sesuai putusan mahkamah partai.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Engkos Kosasih
Wahidin Halim membantah pemecatan dirinya dari Partai NasDem sesuai putusan mahkamah partai. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wahidin Halim membantah pemecatan dirinya dari Partai NasDem sesuai putusan mahkamah partai.

Sebab kata Wahidin, dirinya tak terbukti melakukan penggelembungan suara hasil pemilihan legislatif (Pileg) DPR RI Dapil Banten III.

"Enggak ada pemecatan, saya masih sebagai Ketua DPW NasDem Banten," kata Wahidin kepada TribunBanten.com, Jumat (6/9/2024).

Baca juga: Muncul Surat Pemecatan Wahidin Halim dari Partai NasDem, WH: Ada yang Nafsu Jadi Anggota DPR RI

Wahidin menjelaskan, duduk perkara munculnya surat pemecatan dari Mahkamah Partai NasDem. 

Menurut mantan Gubernur Banten, saat ini dirinya digugat soal perolehan Pileg oleh caleg DPR RI dari internal NasDem.

Saat proses sidang di Mahkamah Partai kesatu dan kedua ia menghadiri itu. 

Hanya saja, lanjut dia, pada saat sidang ketiga, Wahidin berhalangan hadir karena sakit.

"Saya waktu itu nggak hadir sidang ketiga, karena sakit empedu udah dirawat rumah sakit Siloam."

"Yang saya utus hadir sidang adalah Atma sama Heri, nah itu dianggap tidak menghargai mahkamah partai sehingga keluar putusan (pemecatan)," ujar dia.

Menurut WH sapaan akrab Wahidin Halim, dirinya kemudian dipanggil oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk mengkonfirmasi masalah tersebut.

Sebab lanjut WH, surat putusan tersebut hanya sebatas rekomendasi dari Mahkamah Partai untuk ketua umum NasDem.

Baca juga: Densus 88 Akui 2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi Lantaran Komentar Provokator di Medsos

"Pak Surya Paloh nanya ke saya, ini ada apa? Saya jelaskan bahwa saya sakit. Sehingga pak Ketum memutuskan untuk menganulir keputusan mahkamah partai karena dianggap tidak bijak," katanya.

WH menyebut isu pemecatan tersebut sengaja kembali dihembuskan kembali untuk menjatuhkan dirinya yang akan dilantik menjadi anggota DPR RI pada 10 Oktober 2024.

"Itu mah ada yang tidak senang ke saya, tapi saya gak nyebut nama yah. Intinya aja pemecatan itu tidak benar, masalah itu sudah selesai," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved