Profil Dua Tokoh Berdarah Pandeglang Banten Masuk Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

Dua tokoh berdarah Pandeglang, Provinsi Banten masuk dalam susunan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Abdul Rosid | Editor: Abdul Rosid
Kolase
Dua tokoh berdarah Pandeglang, Provinsi Banten masuk dalam susunan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua tokoh berdarah Pandeglang, Provinsi Banten masuk dalam susunan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.

Kedua tokoh asal Pandeglang tersebut yakni Tubagus Ace Hasan Syadzily, dan Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara.

Keduanya besar tercatat lahir dan besar di kabupaten yang terkenal dengan sebutan Kota Santri.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini di Banten, 27 Oktober 2024: Waspada Hujan pada Malam Hari

Sebagaimana diketahui, Prabowo Subianto menunjuk Tubagus Ace Hasan Syadzily, sebagai Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas RI).

Sementara, Iftitah Sulaiman Suryanegara ditunjuk oleh Presiden Prabowo sebagai Menteri Transmigrasi.

Tb Ace Hasan

Tubagus Ace Hasan Syadzily merupakan putra dari pasangan KH Tb A. Rafei Ali dan Hj Siti Sutihat.

Baca juga: Kota Serang dan Cilegon Punya Hotel Keren yang Pas Buat Staycation: Ini 5 Rekomendasinya

Pria kelahiran Pandeglang, Banten 19 September 1976 dibesarkan dalam tradisi Pesantren yang kental dan aktivitas politik yang sangat kuat. 

Ayahnya seorang Pengasuh Pondok Pesantren Annizhomiyyah di Pandeglang dan juga aktivis Golkar di era Orde Baru, dalam kepengurusan DPD Golkar Pandeglang Banten. 

Ayahnya pernah menjadi Anggota DPRD dari Golkar selama 4 periode.

Dua tokoh berdarah Pandeglang, Provinsi Banten masuk dalam susunan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Dua tokoh berdarah Pandeglang, Provinsi Banten masuk dalam susunan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. (Kolase Tribun Banten/Ist)

Ace menyelesaikan sekolah dasarnya di Labuan, melanjutkan pendidikan pada Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, dengan menamatkan Sekolah Menengahnya. 

Pada tahun 1994 melanjutkan pendidikan Strata Satu (S1) pada Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Tahun 2001 melanjutkan Pendidikan S2 bidang Antropologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia yang diselesaikannya pada tahun 2004. 

Tahun 2010 melanjutkan studi S3 bidang Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran, Bandung, yang diselesaikannya tahun 2014.

Ace menyelesaikan sekolah dasarnya di Labuan, melanjutkan pendidikan pada Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya dan Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, dengan menamatkan Sekolah Menengahnya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved