Mobil Pejabat Tabrak Siswa di Pandeglang

Kecelakaan Maut Diduga Libatkan Pejabat DPMPTSP Pandeglang, Korban Meninggal Bertambah Jadi 2 Orang

Korban meninggal pada kecelakaan maut yang diduga ditabrak mobil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandelgang,

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Dok. Ist/Kiriman Warga
KECELAKAAN - Sebanyak delapan orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban kecelakaan tunggal, Kamis (29/4/2026). 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Korban meninggal pada kecelakaan maut yang diduga melibatkan mobil Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandelgang, Ahmad Mursidi, kini bertambah menjadi dua orang, yakni siswa dan pedagang. 

Berdasarkan informasi yang diterima TribunBanten.com, seorang pedagang bernama Dewi, tinggal di Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglan, dikabarkan meninggal dunia.

Dewi meninggal dunia di RSUD Berkah Pandeglang, Jumat (1/5/2026) pada pukul 15.00 WIB. Setelah mendapatkan penangan tim medis pasca kejadian kecelakaan kemarin, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. 

"(Meninggal,-red) tadi jam 15 WIB," ujar salah satu guru SDN Sukaratu 5, Rika Novianti, dalam keterangan tertulisnya. 

Rika menyebut, korban berasal dari Kampung Ciputri, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Pandeglang.

Dewi merupakan seorang pedagang yang sehari-hari berjualan di depan sekolah SDN Sukaratu 5. 

Dewi biasanya berjualan jajan Takoyaki, sebagai usaha dalam membantu ekonomi keluarga. 

"Jualan Takoyaki," katanya. 

Menurutnya, Dewi telah memiliki dua orang anak, yang masih duduk di bangku SD sama SMP.

KECELAKAAN MAUT - Suasana IGD di RSUD Berkah Pandeglang yang menangani siswa korban kecelakaan maut, Jumat (1/5/2026).
KECELAKAAN MAUT - Suasana IGD di RSUD Berkah Pandeglang yang menangani siswa korban kecelakaan maut, Jumat (1/5/2026). (TribunBanten.com/Misbahudin)

Update Kecelakaan

Sebelumnya, Rika Novianti, menyampaikan dari enam orang siswa yang dirawat di RSUD Berkah Pandeglang, empat di antaranya sudah dibawa pulang hari ini, Jumat (1/5/2026). Sementara dua orang lainnya masih dirawat. 

Ia menyebut, bahwa ada satu siswa yang akan menjalani operasi pada bagian bibir lantaran sobek. 

"Yang udah pulang sudah ada. Kita juga mau ke sana guru-guru. Cuma satu yang mau dioperasi bibirnya. Kalau yang satunya siswa, mau minta dirujuk ke kelnik katanya," ujarnya dalam sambungan telepon. 

Selain dua orang siswa yang masih dirawat, satu pedagang juga dilaporkan masih dalam kondisi kritisi.

"Yang pedagang itu kritisi kata dokternya," katanya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved