Kabar Dunia
HASIL Pilpres AS 2024: Donald Trump Jadi Presiden, China Siap Hadapi Perang Dagang Lawan Amerika
Donald Trump akan menjadi Presiden ke-47 Amerika Serikat setelah berhasil memenangkan empat negara bagian kunci, termasuk Pennsylvania.
TRIBUNBANTEN.COM - Hasil Pilpres Amerika Serikat 2024, menunjukan Donald Trump akan menjadi Presiden ke-47 AS, setelah berhasil memenangkan empat negara bagian kunci, termasuk Pennsylvania.
Donald Trump berhasil meraih hampir setengah dari 270 suara elektoral yang dibutuhkan, jauh di depan lawannya, Kamala Harris.
Namun, apa yang akan terjadi dengan kebijakan luar negeri AS, terutama terhadap Tiongkok, jika Trump kembali memimpin?
Baca juga: Pilpres Amerika Serikat 2024: Donald Trump Sampaikan Pidato Klaim Kemenangan!
Tarif dan Ketegangan: Rencana Trump untuk Tiongkok
Analisis mengindikasikan bahwa jika Trump terpilih kembali, ia akan menerapkan tarif besar-besaran terhadap barang-barang dari Tiongkok.
Di tengah ketidakpastian yang melanda, beberapa pengamat memperkirakan tarif bisa mencapai 60 persen secara keseluruhan, atau bahkan lebih tinggi jika Trump memutuskan untuk mencabut status Most Favored Nation (MFN) untuk Tiongkok.
Meskipun demikian, Trump juga menunjukkan sinyal ambivalen dengan menyatakan keterbukaan untuk bernegosiasi dengan Tiongkok.
“Setiap barang yang mereka kirimkan ke Amerika Serikat akan dikenakan tarif 25 persen sampai mereka menghentikan masuknya narkoba. Dan saya bisa jamin, narkoba itu akan berhenti sangat cepat,” ungkap Trump dalam sebuah kampanye di Pennsylvania.
Dalam periode kedua kepresidenannya, Trump berpotensi mengalihkan produksi farmasi dari Tiongkok ke dalam negeri.
Ia kemungkinan akan mengincar dan melindungi mineral kunci yang dibutuhkan untuk manufaktur teknologi tinggi, serta terus memperkuat tujuannya untuk mengembalikan manufaktur ke AS.
Sebuah laporan dari The Diplomat menyoroti niat Trump untuk memperkuat posisi ekonomi domestiknya dengan mengambil langkah-langkah tegas.
“Setiap tindakan yang diambil akan menempatkan kita di jalur untuk mendekat pada kemungkinan pemisahan ekonomi,” ungkap analis ekonomi.
Kenangan Konflik di Masa Lalu
| Tolak Wajib Militer, 200 Ribu Yahudi Ultra-Ortodoks Turun ke Jalan di Yerusalem |
|
|---|
| Mayoritas Warga Israel Tolak Pemimpinnya Kembali Berkuasa, Karier Netanyahu Diujung Tanduk |
|
|---|
| Kala Trump Kembali Puji Prabowo di Depan 25 Kepala Negara Besar Dunia |
|
|---|
| Dihadiri Prabowo, Trump Sebut KTT Perdamaian Gaza Jadi Simbol Penutup Potensi Perang Dunia III |
|
|---|
| 27 Kepala Negara Hadiri KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Prabowo Satu-satunya dari Asia Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/bendera-china-dan-bendera-amerika-serikat.jpg)