Berapa Hari Lagi Puasa 2025? Cek Kalender Hijriah dan Prakiraan Awal Ramadan 1446 H
Berapa hari lagi Puasa 2025? Berikut ini kalender hijriah dan prakiraan awal Ramadan 1446 H.
TRIBUNBANTEN.COM - Berapa hari lagi Puasa 2025?
Berikut ini kalender hijriah dan prakiraan awal Ramadan 1446 H.
Jika dihitung mundur, puasa Ramadhan 2025 akan berlangsung 106 hari lagi, atau sekitar empat bulan dari sekarang.
Berdasarkan kalender Hijriah 1446 H yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada 22 Oktober 2024, awal bulan Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Baca juga: Puasa Tahun 2025 Bulan Apa? Ini Jadwal Kalender Ramadhan 1446 Hijriah
Tanggal itu bisa menjadi acuan sementara sebagai perkiraan, namun tanggal pastinya menunggu hasil sidang isbat yang digelar jelang bulan Ramadhan 2025.
Pelaksanaan sidang isbat mengacu pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah.
Berdasarkan fatwa tersebut, penetapan awal bulan Hijriah dilakukan dengan metode rukyat dan hisab oleh pemerintah (Kementerian Agama) dan berlaku secara nasional.
Saat menentukan penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah, Kementerian Agama wajib berkonsultasi dengan MUI, ormas-ormas Islam, dan instansi terkait.
Senada dengan kalender Hijriah Kemenag, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa 2025 pada Sabtu, 1 Maret 2025 sesuai dengan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Muhammadiyah juga telah menetapkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H akan jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025.
Kalender Ramadhan 2025
Seperti yang sudah diterangkan di atas, penetapan awal Ramadhan 2025 secara resmi oleh pemerintah akan dikonfirmasi melalui sidang isbat jelang bulan puasa.
Namun, untuk gambaran, umat Islam bisa menggunakan kalender Hijriah 2025 terbitan Kemenag.
Berikut kalender Ramadhan 2025:
1 Ramadhan 1446 H: Sabtu, 1 Maret 2025
| Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Catat Batas Waktu Terakhirnya |
|
|---|
| Puasa Syawal 2026 Berakhir Kapan? Ini Batas Waktu Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaannya |
|
|---|
| Puasa Syawal Harus Berturut-turut atau Bisa Terpisah? Simak Penjelasannya |
|
|---|
| Batas Waktu Puasa Syawal, Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaannya |
|
|---|
| Ini Doa Buka Puasa Syawal dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah SAW |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-puasa-simak-bacaan-niat-dan-keutamaan-puasa-arafah.jpg)