Kebakaran di Tangerang Hari Ini, Warung Makan Hangus Dilahap Si Jago Merah
Satu unit warung di Jalan Sunan Giri, Pondok Pucung, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten hangus dilahap api.
TRIBUNBANTEN.COM - Satu unit warung di Jalan Sunan Giri, Pondok Pucung, Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten hangus dilahap api.
Insiden kebakaran itu terjadi pada Rabu (4/12/2024) pukul 09.22 WIB.
Informasi itu disampaikan Markum (46), selaku pemilik warung.
"Jadi ada kabel yang melintang ke arah atap warung saya. Terus ada suara percikan api dari kabel itu," ujar Markum kepada Kompas.com, Rabu.
Baca juga: Kebakaran Hari Ini di Simpang Matraman: Kronologi Lengkap hingga Jatuhnya Korban
Saat kejadian, Markum tengah menyiapkan pesanan sebanyak 172 boks ayam bakar dan mencium bau hangus dari atap warungnya.
"Istri saya yang pertama kali tahu ada api di atap. Saya posisinya sedang cuci daging ayam yang mau dimasak," kata dia.
Markum menduga, percikan api dari kabel yang terbakar itu menyambar ke kulkas dan kompor yang ada di warung ayam bakarnya.
"Kulkas saya kondisinya sudah meleleh dan dua kompor juga sudah ludes, habis karena terbakar," imbuh dia.
Selain kulkas dan kompor, api juga merambat ke beberapa barang yang ada di warung ayam bakar yang berukuran 3x4 meter itu.
Baca juga: Kebakaran Hari Ini Landa Kandang Ayam Milik Firman Group, Diduga Dibakar Warga Serang Banten
Misalnya, meja dan kursi berbahan kayu, piring dan gelas berbahan kaca, etalase berbahan alumunium, kipas angin, uang tunai sebanyak Rp125.000, tiga smartphone, surat-surat seperti KTP dan SIM, blower dan bahan baku untuk memasak.
"Kami baru aja terima pesanan untuk 172 boks ayam bakar. Harga per boksnya Rp28.000. coba kalikan saja kerugian bahan baku yang sedang kami siapkan. Itu juga kami masih harus ganti rugi ke customer kami," kata Markum.
Akibat kebakaran ini, kondisi tembok warung yang semula bewarna krem berubah menjadi kehitaman.
Terlebih pada tembok warung itu dipasangi anyaman bambu yang membuat api semakin mudah merambat.
Markum dan istrinya sempat panik setelah melihat adanya kobaran api.
Dia tidak bisa bertindak apapun lantaran posisi api pertama kali muncul dari atap warungnya.
"Apinya ada di atas atap, saya sama istri saya bingung harus gimana, tapi beberapa warga juga datang membantu. Ada yang menyemprot lewat selang air, ada juga yang pakai APAR," jelas dia.
Melihat peristiwa itu, ada beberapa warga yang mencoba untuk menghubungi pihak BPBD Kota Tangerang.
Petugas baru tiba di lokasi sekitar 30 menit kemudian.
Api baru berhasil dipadamkan setelah setengah jam kemudian.
"Tadi ada empat mobil damkar yang datang," imbuh dia.
Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, namun Markum memperkirakan mengalami kerugian hingga Rp200 juta.
"Kalau ditotalkan seluruhnya kemungkinan bisa sampai Rp 200 juta karena apinya juga merambat ke toko sebelah yang kosong dan atap rumah pemilik warung ayam bakarnya," ucap
Markum yang sudah lima tahun berjualan di sana.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Diduga Korsleting, Warung Ayam Bakar di Tangerang Terbakar"
| Hujan Deras, 12 Lokasi di Tangsel Terendam Banjir, Sebagian Wilayah Mulai Surut |
|
|---|
| Polda Banten Limpahkan Kasus Korupsi Akses Pelabuhan Warnasari ke JPU, Negara Rugi Rp3,2 M |
|
|---|
| 45 Perlintasan Kereta Api di Banten Tanpa Penjaga dan Palang, Terbanyak di Kota Serang |
|
|---|
| Andra Soni Absen saat Paripurna LKPj Gubernur Banten 2025, Sekda Deden Ungkap Fakta Ini |
|
|---|
| Pria di Tangsel Diduga Cabuli Dua Anak Tiri di Bawah Umur, Satu Korban Hamil 5 Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran.jpg)