Terendam Banjir, 1000 Hektar Sawah di Banten Gagal Tanam

Sejumlah daerah di Provinsi Banten mengalami banjir. Bencana tersebut tak hanya merendam ribuan rumah di Tanah Jawara.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Glery Lazuardi
Kiriman Warga
Ilustrasi banjir. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah daerah di Provinsi Banten mengalami banjir. Bencana tersebut tak hanya merendam ribuan rumah di Tanah Jawara.

Namun juga sawah yang akan melakukan tanam pada Desember ini turut terendam. Sawah tersebut berada di Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Serang.

Data dari Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten ada sekira 1000 hektar sawah yang mengalami gagal tanam.

Baca juga: Banjir di Pandeglang Tak Kunjung Surut, Sebagian Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kepala Distan Banten, Agus Tauhid mengatakan, sawah yang terdampak banjir merupakan lahan olahan dan semai, karena menjelang musim tanam.

"Sehingga masuk dalam kategori gagal tanam. Secara luas masih di bawah 1000 hektar," kata di KP3B, Kamis (5/12/2024).

Kendati demikian, Agus mengaku masih melakukan pendataan pada sawah di Kabupaten Lebak dan Pandeglang. 

Karena lanjut Agus, sebagian sawah daerah itu bisa tiga kali panen dalam setahun.

Baca juga: BPBD Lebak Sebut Sampah dan Penebangan Pohon Jadi Penyebab Banjir dan Longsor

"Di lapangan belum bisa menyatakan yang terkena parah, yang paling tinggi ada di Lebak dan Pandeglang, status masih tergenang. Kita lihat sampai batas waktu 5 hari," ujarnya.

Sementara seorang petani asal Kecamatan Sindangresmi, Pandeglang, Rohmat mengatakan, sawah miliknya baru melakukan semai dan akan segera melakukan penanaman di Desember ini.

"Mudah-mudahan nggak gagal tanam, karena padi udah siap tanam sebetulnya. Cuma memang saya belum cek ke sawah, masih ada atau enggak padi yang saya semai kemarin," kata Rohmat.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved