BPBD Lebak Sebut Sampah dan Penebangan Pohon Jadi Penyebab Banjir dan Longsor
BPBD menyebutkan, ada dua faktor yang menjadi penyebab terjadinya banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, ada dua faktor yang menjadi penyebab terjadinya banjir dan longsor di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Dua penyebab itu di antaranya, banyak sampah yang dibuang sembarangan pada saluran drainase menyebabkan sedimentasi.
Sedangkan longsor, diakibatkan karena adanya penebangan pohon di perbukitan atau hulu.
Baca juga: BPBD Lebak Usulkan SK Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longso ke Bupati, Ini Alasannya
"Itu kemungkinan yang menjadi penyebab banjir dan longsor di Lebak," katanya, Kasi Kesiap Siagaan BPBD Lebak, Sulaemi kepada TribunBanten.com, Kamis (5/12/24).
Ia mengatakan, perbandingan bencana alam banjir dan longsor di Lebak tahun 2023 dengan tahun 2024, lebih banyak tahun 2024.
"Kalau 2023 itu, bencana terjadi pada peralihan tahun di bulan Januari, hanya ada gempa bumi dan banjir di Bayah. Sedangkan untuk tahun 2024 ini kita lebih sibuk dan banyak juga," katanya.
Menurutnya, setiap pergantian tahun Lebak sudah menjadi siklus biasa antara banjir dan longsor.
"Artinya kalau hujan dengan intensitas hujan tinggi pasti banjir dan longsor," ujarnya.
Untuk itu, BPBD Lebak mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas.
Sebab, dampak cuaca ekstrem cukup lumayan besar, seperti longsor dan banjir.
"Kami minta kepada masyarakat ketika keluar rumah untuk berhati-hati. Apalagi kalau neduh jangan di bawah pohon, khawatir ada pohon tumbang," katanya.
| Longsor di Lebak : 4 Rumah Terdampak, Dapur Milik Warga Cibadak Ambruk Terbawa Arus Sungai Ciujung |
|
|---|
| Dana Kebencanaan di Lebak Banten Anjlok, BPBD Ungkap Dampaknya |
|
|---|
| Banjir Menerjang Wilayah Rangkasbitung, BPBD Lebak Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Musim Hujan di Lebak Diprediksi hingga Akhir Februari 2026, BPBD Minta Warga Waspada Masa Transisi |
|
|---|
| Usai Kritik Pemprov Banten, Kepala BPBD Lebak Sampaikan Permohonan Maaf |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kolase-foto-banjir-di-lebak-a.jpg)