Ada Tanda-tanda Tanah Longsor, Warga Lebak Manggah Mulai Tinggalkan Rumah

Sejumlah warga Kampung Lebak Manggah, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Lebak, mengungsi pada Senin (9/12/2024).

Penulis: Misbahudin | Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Sejumlah warga Kampung Lebak Manggah, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Lebak, mengungsi pada Senin (9/12/2024). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sejumlah warga Kampung Lebak Manggah, Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, Lebak, mengungsi pada Senin (9/12/2024).

Hal ini setelah hujan Kembali turun di wilayah tersebut.

Pada Senin sekitar pukul 09.25 WIB, hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah tersebut.

Baca juga: Prediksi Cuaca Hari Ini di Banten 9 Desember 2024, Ada Gangguan Tropis

Sebagian warga sudah meninggalkan rumahnya masing-masing, dikarenakan khawatir terjadi longsor susulan.

Bahkan, tanda-tanda akan terjadi longsor juga sudah tampak.

Pasalnya, warga sudah mendengar bunyi dari keretakan tanah. 

Kepada TribunBanten.com, Relawan Kebencanaan Desa Cidikit, Farid mengatakan, banyak warga sudah berpencar mencari tempat pengungsian sementara.

Di antaranya, ada yang ke Posko di SMPN 8 Bayah, ke rumah saudara ada juga yang ke kampung tambleg. 

"Warga sudah berpencar semuanya mencari tempat aman, karena kondisi saat ini sangat memperihatinkan," katanya, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (9/12/24). 

Menurutnya, yang masih berada di kampung Lebak Manggah sekarang ini tinggal bapak-bapak.

Namun, sebagian sudah meninggal rumahnya masing-masing, lantaran tanda-tanda longsor susulan akan kembali terjadi. 

"Yang masih berada di lokasi cuma bapak-bapak dan kesepuhan, sisanya sudah pergi mencari pengungsian," ujarnya. 

Baca juga: Aktivitas Tambang Emas PT SBJ Dituding Jadi Biang Keladi Longsor di Bayah Lebak, Ini Kata Perusahaan

Diketahui, bawah longsor terjadi di kampung Lebak Manggah, Desa Cidikit Kecamatan Bayah, terjadinya pada Rabu (4/12/24), akibat intensitas hujan selama tiga hari berturut-turut.

Semenjak terjadinya longsor, dari 65 KK yang ada, 13 KK di kampung Lebak Manggah sudah mengosongkan rumahnya. 

Namun, sebanyak 52 KK masih bertahan di rumahnya masing-masing. 

Dari 52 KK tersebut, warga juga ingin pindah kampung, lantaran kondisinya sudah sangat memperihatinkan dan sudah berpotensi longsor susulan. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved