Industri Teknologi dan Pemerintah Bersatu, TKDN Dorong Kemandirian Nasional
Pemerintah terus mendorong penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada impor.
TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah terus mendorong penguatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan mendorong kemandirian ekonomi nasional.
Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian, Heru Kustanto, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dalam mewujudkan ekosistem produk lokal yang kompetitif.
“Langkah ini tidak hanya memperkuat posisi produk lokal di pasar domestik, tetapi juga menunjukkan daya saing Indonesia di pasar global,” ujar Heru pada acara yang digelar Senin (11/12/2024).
Baca juga: DPUPR Kabupaten Serang Sosialisasikan RDTR Sekitar Kawasan Industri Cikande
Heru menjelaskan bahwa sektor teknologi, khususnya industri laptop, memiliki potensi besar dengan permintaan mencapai 4 juta unit per tahun.
Sayangnya, industri ini masih menghadapi tantangan defisit perdagangan elektronik yang rata-rata mencapai USD 1,2 miliar per tahun sejak 2017 hingga 2023.
Oleh karena itu, peningkatan kandungan lokal menjadi kunci untuk mengatasi permasalahan ini.
Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian, Priyadi Arie Nugroho, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri untuk membangun ekosistem pendukung yang kuat.
Menurutnya, pengembangan sektor pendukung seperti baterai dan kamera menjadi elemen krusial untuk mendukung kemandirian industri laptop di Indonesia.
“Kami berharap perusahaan teknologi terus berinovasi dan meningkatkan TKDN agar produk dalam negeri semakin kompetitif,” kata Priyadi.
Ia juga menyampaikan optimisme pemerintah bahwa kontribusi besar dari sektor industri dapat menurunkan defisit perdagangan elektronik dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi teknologi di kawasan.
Baca juga: 6,9 Juta Batang Rokok Ilegal Diamankan Lanal Banten, Pemilik Terancam Denda Administrasi
Acer Indonesia menjadi salah satu pelaku industri yang aktif mendukung program pemerintah terkait TKDN.
President Director Acer Indonesia, Leny Ng, menyatakan bahwa langkah ekspansi Acer Manufacturing Indonesia (AMI) merupakan wujud komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem produk dalam negeri yang berkelanjutan.
“Kami bangga karena produk kami telah mencapai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) lebih dari 40 persen. Ini menunjukkan komitmen kami dalam menghadirkan produk teknologi berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan pasar lokal dan global,” ujar Leny.
Leny juga menjelaskan bahwa AMI telah memperluas kerja sama strategis dengan produsen komponen lokal dan instansi pemerintah.
“Seiring dengan perluasan fasilitas produksi, AMI secara aktif membuka peluang kemitraan dengan perusahaan dalam negeri. Hal ini merupakan upaya mendukung pemerintah dalam membangun ekosistem produk dalam negeri yang mandiri,” tambahnya.
| Central Spring Bed, Kualitas Spring Bed Terbaik dengan Harga Terjangkau di Indonesia |
|
|---|
| Jalan Industri VIII Tangerang Dipenuhi Sampah, Bau Menyengat hingga Ganggu Pengendara |
|
|---|
| Gubernur Andra Soni Dorong Industri Halal Jadi Mesin Ekonomi Baru Banten, UMKM Diminta Ambil Peran |
|
|---|
| PLN UID Banten dan PT Banten Anugerah Industri Kemajuan Teken MoU Penyediaan Daya 1.920 MVA |
|
|---|
| PLN UID Banten All-Out Dukung Aluprima Pacific, Pasokan Energi Kini Lebih Fleksibel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Foto-Ilustrasi-terbaru-industri-teknologi.jpg)