Ahmad Dhani Kritik Agnez Mo Soal Hak Cipta: Sayang Sekali Kok Berani Speak Up

Musisi Indonesia, Ahmad Dhani mengkritik penyanyi Agnez Mo soal hak cipta sebuah lagu.

Editor: Abdul Rosid
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Ahmad Dhani ketika ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2024). Musisi Indonesia, Ahmad Dhani mengkritik penyanyi Agnez Mo soal hak cipta sebuah lagu. 

TRIBUNBANTEN.COM - Musisi Indonesia, Ahmad Dhani mengkritik Agnez Mo soal hak cipta sebuah lagu.

Kritikan itu dilontarkan dalam unggahan di akun Instagram Ahmad Dhani soal.

Unggahan tersebut berupa potongan video. Dalam video tersebut Agnez mengatakan bahwa lagu 'Bilang Saja' yang kini dipermasalahkan penciptanya, Ari Bias, adalah lagunya. 

"This song is my song kan," kata Agnez dalam podcast Deddy Corbuzier.

Baca juga: Ahmad Dhani Respons Agnez Mo Tuding Ari Bias Serakah: Pencipta Dapat 0 Rupiah, Serakahnya di Mana?

"Pada saat gue lagi keluarin album pertama gue yang dewasa, technically he gave that song to my label, and that label gave the song to me," imbuhnya.

Agnez juga menegaskan bahwa selama membawakan lagu itu, dia juga tidak pernah menyebut lagu tersebut sebagai ciptaannya. 

"I've been singing that song dari gue umur 16-17 tahun," ujar Agnez diiringi tawa. 

"Dan kemudian dipermasalahkan 20 tahun kemudian," lanju8tnya. 

Menanggapi ucapan Agnez di konten itu, Dhani dengan tegas memberikan komentar. 

"Kok belum bisa membedakan antara MECHANICAL RIGHTS Dan PERFORMING RIGHTS?" tulis Dhani dikutip dari akun @ahmaddhaniofficial.

"Sayang sekali kok berani speak up. Sekali lagi, UU HAK CIPTA dibuat 2014 neng," lanjutnya. 

Dhani sebelumnya juga sempat mengomentari ucapan Agnez di podcast itu yang mengatakan bahwa sudah menyanyi sejak usia 6 tahun. 

Sehingga dia sudah terbiasa tampil di ribuan pertunjukan dan paham mekanisme pembayaran royalti saat tampil live. 

"Masalah izin, mekanisme izin itu seperti apa. Gua tahu Undang-undangnya seperti apa. Karena I've been singers since I was 6 years old," kata Agnez. 

"Gue udah ribuan show, bukan cuma puluhan atau ratusan. Dan selama gua ribuan show, izin dan royalti selalu dibayar sama penyelenggara," imbuhnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved