Gelombang PHK
Kadisnaker Sebut Alasan Tiga Ribu Pekerja di Kabupaten Tangerang Kena PHK Triwulan Pertama 2025
Sebanyak 3 ribu pekerja di Kabupaten Tangerang, terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pada triwulan pertama 2025.
TRIBUNBANTEN.COM - Terdapat tiga ribu pekerja di Kabupaten Tangerang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), pada triwulan pertama 2025.
Hal itu diungkapkan oleh Kadisnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono.
Dirinya menyebut, PHK masal itu diduga terjadi karena dampak pelemahan ekonomi global terhadap sejumlah Industri di Kabupaten Tangerang.
Baca juga: Terkuak! Ada 12.000 Pekerja di Banten yang Kena PHK Pada Tahun 2024
“Tahun 2025 ada kurang lebih 3000-an, paling banyak dari PT Victory Cingluh Indonesia,” ucap Rudi kepada wartawan, Jumat (7/3/2025).
Rudi menuturkan, pasca Pandemi Covid-19, PHK besar-besaran masih terus menghantam Industri padat karya di Kabupaten Tangerang.
Terlebih, industri yang umumnya berorientasi terhadap eskpor.
“Itu memang dampak secara global, memang tidak seimbang antara produksi dan permintaan."
"Kalau tidak seimbang mau engga mau perusahaan akan melakukan efisiensi. Itu yang dilakukan pasti akan terjadi,” ucap dia.
Meski demikian, Rudi menegaskan kondisi tersebut berbeda dengan apa yang terjadi pada PT Mayora Indah TBK, yang sempat viral usai melakukan PHK terhadap pekerjanya.
“Mayora beda, karena itu habis kontrak, itu 200-an PHK. Kalau PT Victroy Cingluh karena order dari luar negeri turun drastis,” kata dia.
Rudi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang, masih terus berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor UMKM dan pemanfaatan konsumsi dalam negeri, meskipun tengah diterpa pelemahan ekonomi global.
“Posisinya sekarang karena ekonomi di luar negeri juga kurang baik, kita dorong perkuatan umkm karena penduduk kita besar dan produk produk umkm supaya diminati."
"Kalau kaitan dengan order (luar negeri) engga bisa berbuat banyak. Apalagi perusahaan padat karya itu orientasinya ekspor,” tuturnya.
Baca juga: Badai PHK Terpa Banten, 12.000 Pekerja Tahun 2024 Dirumahkan, Berlanjut 2025
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PHK-Massal-di-Banten.jpg)