Robinsar Minta PCNU Kota Cilegon Aktifkan Kegiatan Keagamaan di Lingkungan Masyarakat 

Wali Kota Cilegon Robinsar minta kepada para pengurus PCNU Kota Cilegon agar kembali mengaktifkan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Muhammad Uqel A
Wali Kota Cilegon Robinsar saat memberikan sambutan di acara pelantikan PCNU Kota Cilegon, di salah satu hotel di Kota Cilegon, Senin, (28/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Wali Kota Cilegon Robinsar minta kepada para pengurus PCNU Kota Cilegon agar kembali mengaktifkan kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Menurut Robinsar, kegiatan keagamaan penting dilakukan mulai dari tingkatan RT hingga Kota Cilegon.

"Ya normatif sih, berjalan sesuai tupoksi nya itu yang pertama, ke dua, NU harapan saya agar bisa lebih hadir di masyarakat, bisa lebih mewarnai, kalau memang hari ini belum maksimal, semoga di tahun ini bisa dimaksimalkan," ujarnya, Senin, (28/4/2025).

Baca juga: Pengurus PCNU Cilegon 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Jadi Mitra Pemerintah

Kemudian, kata Robinsar, dirinya berpesan kepada para pengurus PCNU Kota Cilegon agar dalam melaksanakan amanah ini dapat mewujudkan kemaslahatan untuk masyarakat.

Jangan sampai, kata Dia, niatan berkhidmat di PCNU yang merupakan organisasi mulia ini disalahartikan.

"Tapi saya percaya melihat struktur kepengurusan PCNU Kota Cilegon InysaAllah akan maju dan sejahtera," pungkasnya.

PCNU Kota Cilegon Akan Bangun Sekolah Berbasis Teknologi Syariah

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kota Cilegon massa khidmat 2025-2030 resmi dilantik, di salah satu hotel di Kota Cilegon pada Senin, (28/4/2025).

Ketua PCNU Kota Cilegon Erik Rebiin mengatakan, usai resmi dilantik pihaknya akan fokus membangun sekolah se tingkat SLTA yang berbasis teknologi syariah.

"Karena ini sudah menjadi perintah PBNU, bahwasanya se tingkat PCNU Kota Cilegon karena ini Kota Cilegon masuk level A, maka kita diwajibkan membangun sekolah berbasis teknologi syariah," ujar Erik kepada TribunBanten.com, Senin, (28/4/2025).

Dikatakan Erik, Kota Cilegon dikenal dengan sebutan Kota Santri yang dalam perkembangannya hingga kini dipenuhi dengan kawasan industri.

Menurut Erik, jangan sampai, Kota Cilegon yang disebut sebagai Kota Santri tergerus dengan adanya industri di wilayahnya.

"Industri di Kota Cilegon jangan sampai mengabaikan dan menghilangkan budaya santri yang ada di Kota Cilegon," ucapnya.

Maka dari itu, kata Erik, pembangunan sekolah berbasis teknologi syariah ini representasi dari perpaduan antara kebudayaan santri dan industri.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved