Jalan Rusak Parah di Carenang Serang Ganggu Petani dan Pelajar, Warga Minta Perbaikan

Jalan tanggul Teras - Bojong Gadung yang melintasi tiga desa di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten dalam kondisi rusak parah.

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Ade Feri/TribunBanten.com
Jalan tanggul Teras - Bojong Gadung yang melintasi tiga desa di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten dalam kondisi rusak parah dan butuh perbaikan. 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Jalan tanggul Teras - Bojong Gadung yang melintasi tiga desa di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten dalam kondisi rusak parah dan butuh perbaikan.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com, akses jalan yang mencakup Desa Teras, Walikukun, dan Desa Ragas Masigit tersebut, banyak dipenuhi lubang dan aspal di badan jalan nyaris sudah tak terlihat.

Apalagi ketika baru diguyur hujan, terlihat genangan air mengisi lubang-lubang jalan sepanjang 6,8 KM tersebut.

Bahkan, jalan tanggul yang berada di sisi Sungai Ciujung tersebut, sudah mengalami penyempitan lantaran semak belukar yang hampir menutupi jalan.

Baca juga: Lestarikan Budaya! DPRD Lebak Dukung Wisatawan Pakai Pakaian Adat saat Datang ke Baduy

Padahal, jalan tersebut merupakan akses yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, mulai dari para petani yang mengangkut hasil panennya, hingga  anak-anak yang hendak menuju ke sekolah.

Tokoh masyarakat Desa Walikukun, Asep Fathurrohman, mengatakan bahwa jalan tersebut sudah lama tidak mendapat perbaikan.

"Karena itu masyarakat saat ini sangat berharap perhatian dari pemerintah, mulai dari Balai (BBWSC3) ataupun Pemda," ujarnya kepada TribunBanten.com pada Rabu, (7/5/2025).

Ia menjelaskan, secara kewenangan jalan tersebut merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC 3).

Namun, kata dia, jalan tersebut sudah di SK kan oleh Bupati Serang pada tahun 2018, yang menyebutkan bahwa jalan tanggul tersebut telah menjadi jalan Kabupaten, dengan nama jalan Teras - Bojong Gadung.

"Nama jalan itu kan Teras - Bojong Gadung, tapi pemeliharaan nya dari pihak Balai (BBWSC3). Karena itu kan jalan tanggul untuk penanggulangan bencana banjir ketika air Ciujung meluap," jelasnya.

Lebih lanjut, Asep mengungkapkan, jalan tersebut sudah lama hampir puluhan tahun tidak diperbaiki, adapun perbaikan yang terakhir kali dilakukan hanya sebatas pemeliharaan jalan.

"Sebelum covid itu ada pengerasan jalan, tapi itu hanya memakai bescos dan sampai sekarang belum diperbaiki lagi," ungkapnya.

"Padahal jalan itu kan fungsinya buat anak ke sekolah, karena jalan tanggul itu akses menuju kampung kami," jelasnya.

Selain itu, kata Asep, jalan tersebut bisa menunjang ketika para petani menghadapi panen raya, karena jalan tersebut akses paling dibutuhkan masyarakat dan para petani.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved