Heboh! 4.075 Siswa di Tangsel Hanya Terima MBG dalam Bentuk Bahan Mentah

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tangerang Selatan viral setelah 4.075 siswa menerima bantuan dalam bentuk bahan mentah.

Tayang:
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Kolase/TribunBanten.com
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tangerang Selatan viral setelah 4.075 siswa menerima bantuan dalam bentuk bahan mentah. Ini penjelasan dari pihak penyelenggara. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ade Feri

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tangerang Selatan tengah menjadi sorotan publik. 

Hal ini terjadi setelah viral unggahan di media sosial X (dulu Twitter) yang memperlihatkan bantuan MBG dibagikan dalam bentuk bahan mentah kepada siswa.

Akun X @TrinityTraveler mengunggah sebuah foto yang menampilkan isi paket MBG. 

Baca juga: BPN Bungkam Soal Konflik lahan TNI AD Dengan Warga Rancapinang Pandeglang 

Terlihat, bantuan tersebut terdiri dari dua bungkus kacang tanah, dua bungkus telur puyuh, dua bungkus ikan asin, dua plastik kecil berisi beras, serta empat buah jeruk dan empat buah pisang.

Dalam keterangan unggahan tersebut, akun tersebut menuliskan sindiran terkait program makanan bergizi gratis yang merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto.

“Baru tahu MBG sekarang dikasih bahan mentah saja untuk 5 hari! Ini untuk anak SD Negeri di Tangsel,” tulis akun tersebut.

Menanggapi hal itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mualaf Indonesia Timur (Yasmit) Ciputat Timur angkat bicara. 

Mereka membenarkan bahwa bantuan MBG memang disalurkan dalam bentuk bahan mentah kepada ribuan siswa dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/sederajat di Tangerang Selatan.

Kepala SPPG Yasmit Ciputat Timur, A. Basiro, menjelaskan bahwa pembagian makanan dalam bentuk mentah diberikan kepada total 4.075 siswa di 18 sekolah. 

Kebijakan ini diambil agar bahan pangan bisa dibawa pulang dan disimpan lebih lama oleh para siswa.

“Beras diberikan dalam bentuk mentah agar dapat dibawa pulang dan disimpan lebih lama,” ujar Basiro dalam keterangan tertulis, Rabu (18/6/2025).

Basiro menambahkan, distribusi bahan mentah ini merupakan bentuk penyesuaian dengan kondisi sekolah yang sedang libur, menjalani class meeting, atau masa ujian.

Sehingga kata dia, siswa tetap dapat menerima manfaat dari program MBG.

Lebih lanjut dirinya memastikan, bahwa bahan pangan mentah yang didistribusikan terhadap siswa penerima manfaat MBG bukanlah bentuk makanan kemasan. 

"Kami juga memastikan SPPG Yasmit Ciputat Timur menghindari penggunaan bahan pengawet, pewarna, dan pemanis buatan, serta meminimalisir konsumsi ultra-processed food," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved