Perusahaan Terbatas, Disnaker Lebak Kesulitan Tampung Lulusan SMA-SMK

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Lebak, belum bisa menampung tenaga kerja lulusan sekolah SMA/SMK secara maksimal di Lebak. 

Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Istimewa
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Lebak, belum bisa menampung tenaga kerja lulusan sekolah SMA/SMK secara maksimal di Lebak.  

Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Lebak, belum bisa menampung tenaga kerja lulusan sekolah SMA/SMK secara maksimal di Lebak. 

Pasalnya, jumlah kelulusan sekolah dengan jumlah perusahaan yang ada di Lebak tidak sebanding. 

Demikian itu disampaikan Pelaksanaan tugas (Plt) Kepala Disnaker Lebak, Rully Chaerullyanto. 

Baca juga: Perdana! Disnaker Lebak Adakan Pelatihan Konten Kreator, Cek Jadwalnya

"Jadi memang jumlah kelulusan dan jumlah perusahaan yang ada tidak sebanding, makanya belum maksimal serapan tenaga kerjanya," ujarnya, Minggu (22/6/2025). 

Ia mengungkapkan, jumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Lebak sekarang ini ada sebanyak 189. 

"Belum sebanding, karena tidak setiap tahun perusahaan membuka lowongan pekerjaan juga," ungkapnya. 

Ia mengaku tidak mengetahui terkait jumlah kelulusan sekolah SMA/SMK di Lebak. 

"Kalau kelulusan itu kurang tahu saya, karena yang tahu Dindik," ujarnya. 

Meksipun begitu, kata dia, Disnaker Lebak selalu mengadakan program pelatihan untuk melatih keterampilan para pencari kerja. 

"Jadi kami mengutamakan pelatihan, dimana nanti mereka dapat bekerja di luar dengan skill yang sudah diberikan oleh kami," katanya. 

"Pokonya bisa diadu dengan skill yang lain begitu, ketika mereka kerja di luar daerah," sambungnya. 

Ia menyebutkan, ada beberapa kategori pelatihan yang dilakukan Disnaker Lebak, di antaranya otomotif, komputer, menjahit, konten kreator dan lainya. 

"Ada empat lah kurang lebih, pokonya masing-masing kategori itu 16 orang pesertanya. Nah terbaru ada pelatihan konten kreator sekarang mah,"  

Ia berharap, dengan adanya program pelatihan keterampilan tersebut, diharapakan dapat meningkatkan kemapuan para calon tenaga kerja. 

"Artinya sekalipun mereka di Lebak lowongan pekerjaan masih minim, namun mereka sudah punya skill yang siap bekerja di luar daerah," tandasnya.

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved