Apa Penyebab Perang Thailand dan Kamboja? Ini Masalah dan Pemicunya

Konflik Thailand dan Kamboja kembali memanas hingga menimbulkan korban jiwa. Ketahui penyebab hingga pemicunya.

|
Editor: Abdul Rosid
Tribunnews.com
Konflik Thailand dan Kamboja kembali memanas hingga menimbulkan korban jiwa. Ketahui penyebab sengketa perbatasan, sejarah konflik kedua negara, hingga pemicu bentrokan terbaru pada Juli 2025. 

Situasi ini dianggap genting oleh pejabat tinggi Thailand. "Kita harus berhati-hati dan tetap mematuhi hukum internasional," kata Wakil PM Thailand, Phumtham Wechayachai.

Sejarah Panjang dan Rumit

Hubungan Thailand-Kamboja sudah berlangsung sejak abad ke-13, namun kerap dibumbui konflik dan rivalitas. Kamboja sempat menjadi wilayah protektorat Prancis untuk menghindari dominasi Siam (Thailand) dan Vietnam.

Ketegangan nasionalisme juga pernah memicu kerusuhan, seperti pembakaran Kedutaan Besar Thailand di Phnom Penh pada 2003. Selain itu, dukungan Kamboja terhadap mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra sempat memperkeruh hubungan diplomatik.

Potensi Dampak Regional

Kamboja kini telah meminta Dewan Keamanan PBB menggelar sidang darurat untuk menangani krisis ini. Sebagai sesama anggota ASEAN, konflik Thailand-Kamboja dikhawatirkan bisa mengguncang stabilitas kawasan Asia Tenggara.

ASEAN pernah menawarkan mediasi, namun Thailand bersikeras bahwa konflik dapat diselesaikan melalui jalur bilateral.

Konflik ini memperlihatkan bahwa Asia Tenggara tidak sepenuhnya aman dari ancaman konflik antarnegara. Di tengah konflik di Myanmar dan ketegangan Laut China Selatan, bentrokan Thailand-Kamboja menjadi pengingat betapa rapuhnya perdamaian regional.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved