Anggaran Seremonial Dipangkas, Sekolah Gratis dan Pembangunan Jalan di Banten Jadi Prioritas
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memangkas anggaran belanja daerah dari Rp11,841 triliun menjadi Rp10,920 triliun.
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Ahmad Tajudin
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memangkas anggaran belanja daerah dari Rp11,841 triliun menjadi Rp10,920 triliun.
Pemangkasan anggaran ini tertuang dalam perubahan kebijakan umum anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
Gubernur Banten, Andra Soni mengatakan perubahan KUA PPAS ini sesuai peraturan pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah dan instruksi Presiden RI nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBD.
"Ya sebenarnya pengurangan ini lebih disebabkan pertama efisiensi, kedua ada struktur kita yang di dalam penyusunan hasil evaluasi Kemendagri di tahun 2024 akhir itu melarang pemerintah provinsi Banten menaikkan tarif pajak kendaraan bermotor waktu itu," katanya, Rabu (6/8/2025).
Baca juga: Mutasi Polri Agustus 2025 : Ini Daftar 36 Kapolda se-Indonesia, Ada Banten hingga Aceh
Hal itu yang menyebabkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) turun Rp1,2 triliun.
"Dan itu mengakibatkan ada 1,2 triliun yang harus direkonstruksi," ucap Andra.
Andra menegaskan bahwa kebijakan ini disusun untuk menjaga arah pembangunan tetap adaptif terhadap kondisi riil dan kebijakan nasional.
“Perubahan kebijakan ini merupakan respon terhadap dinamika permasalahan daerah, sekaligus menyesuaikan prioritas nasional yang perlu ditangani cepat,” tambahnya.
Ia menyampaikan anggaran yang dipangkas merupakan anggaran yang bersifat seremonial.
Baca juga: Demi Tingkatkan Pendapatan, Pemkab Pandeglang Gandeng DPRD Hingga APH Bentuk Satgas PAD & Perizinan
"Perjalanan dinas, kemudian rapat-rapat di hotel, itu akan direlokasi kepada program-program yang lebih bermanfaat," jelasnya.
Andra menyakini bahwa pengalihan anggaran yang dinilai tidak produktif kepada lebih produktif akan dirasakan oleh masyarakat.
"Sekolah gratis, jalan usaha tani dan beberapa program lain termasuk juga pembangunan jalan desa," ujar Andra.
| Prakiraan Cuaca Banten, Sabtu 11 April 2026: Tangerang, Serang hingga Lebak Berpotensi Hujan |
|
|---|
| Polda Banten Minta Korban Pelecehan Berani Lapor, Kabid Humas: Jangan Diam |
|
|---|
| Daftar 20 SMA Negeri dan Swasta Terbaik di Kota Tangerang 2026, Referensi SPMB Tahun Ini |
|
|---|
| Perwakilan Isuzu Ungkap Kerja Sama Pengadaan Truk KDMP dengan PT Agrinas, Banten Paling Dominan |
|
|---|
| Lapas Tangerang Pamerkan Produk Beton Karya Warga Binaan di Bazar Kanwil Ditjenpas Banten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/gubernur-andraa.jpg)