DLH Kota Tangerang Telurusi Penyebab Matinya Ribuan Ikan di Situ Cangkring

DLH Kota Tangerang angkat bicara perihal adanya insiden kematian massal ribuan ikan di danau situ cangkring, Kelurahan Periuk Jaya.

|
Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ade
Ribuan ikan di Danau Situ Cangkring  yang terletak di Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang mati secara mendadak, Kamis (14/8/2025). 

Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang angkat bicara terkait adanya insiden kematian massal ribuan ikan, di Situ Cangkring, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Diketahui, matinya ribuan ikan jenis mujair itu mati secara mendadak, diduga imbas dari limbah industri yang berada di sekitar situ.

Akibatnya, warga sekitar merasa was-was dan memilih tidak lagi mengkonsumsi ikan di danau situ cangkring dalam kurun dua pekan terakhir.

Baca juga: Diduga Tercemar Limbah Industri, Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Kota Tangerang

Padahal, selama ini danau Situ Cangkring menjadi tempat andalan warga sekitar, untuk mengais rezeki dengan menjual ikan hasil pancingan, atau hanya sekedar mencari lauk untuk konsumsi sehari-hari.

Menanggapi itu, Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi mengaku, akan menurunkan tim dari Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) untuk mengecek dugaan pencemaran, yang menyebabkan kematian massal ikan di dana situ cangkring.

"Itu nanti kita cek, di Situ Cangkring, ya. Nanti kita kirimkan tim dari PPKLH untuk ngecek," ujarnya, saat dikonfirmasi, melalui pesan singkat, Sabtu (16/8/2025).

Wawan mengaku, pihaknya baru menerima informasi terkait kejadian yang diduga adanya pencemaran di situ Cangkring 

"Kita baru dapat informasi," kata Wawan.

Adapun terkait laporan warga yang sempat disampaikan sebelumnya, ia mengaku, belum mendapatkan informasi.

Sebab kata dia, laporan warga yang masuk berada di tingkat kepala bidang.

"Kalau (laporan) itu di tingkat kabid, nanti saya cek dulu," singkatnya.

Baca juga: Soal Sungai Ciujung Diduga Tercemar Limbah Industri, Bupati Ratu Zakiyah akan Bersurat ke KLH

Termasuk dugaan adanya pembuangan limbah perusahaan ke perairan situ cangkring, lanjut Wawan, pihaknya akan menindaklanjuti berdasarkan rekomendasi hasil pemeriksaan PPKLH di lapangan. 

"Nanti kalau sudah dicek oleh bidang PPKLH, rekomendasinya baru kita tindaklanjuti," katanya.

"Pengecekan segera kita lakukan dalam waktu dekat," ucapnya menjawab pertanyaan terkait waktu pengecekan.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved