Jual 1 Juta Saham BBCA, Ini Profil dan Jejak Karir Jahja Setiaatmadja

Presiden Komisaris BCA Jahja Setiaatmadja menjual sebanyak 1 juta saham BBCA pada Selasa (12/8/2025) lalu.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Kompas.com
Presiden Komisaris BCA Jahja Setiaatmadja menjual sebanyak 1 juta saham BBCA pada Selasa (12/8/2025) lalu. 

Perjalanan panjang Jahja di BCA menandai era kepemimpinan yang stabil dan penuh inovasi.

Sebagai Presiden Direktur sejak 2011, ia membawa bank ini melewati berbagai fase transformasi, dari memperluas jaringan layanan hingga mempercepat digitalisasi. 

Di bawah kepemimpinannya yang panjang dan stabil, BCA tumbuh signifikan dalam berbagai segmen, yakni sebagai berikut.

Ekspansi bisnis 

BCA memperluas lini bisnisnya ke ranah perbankan syariah, pembiayaan sepeda motor, hingga perasuransian, serta memperoleh izin memasuki bisnis asuransi.

Digitalisasi dan inovasi 

Jahja mendorong transformasi digital, termasuk akuisisi penuh Bank Royal Indonesia pada tahun 2019, yang bertransformasi menjadi Bank Digital BCA

Ketahanan finansial dan reputasi 

Sejak masa krisis moneter Asia (1997–1998), BCA menunjukkan ketahanan luar biasa. 

Dalam era kepemimpinan Jahja, bank terus mempertajam rasio keuangan penting seperti cost-to-income (32,5 persen), RoE (21,7 persen), serta CASA tinggi sebagai sumber dana stabil, memunculkan pangsa pasar terbesar berdasarkan kapitalisasi di Asia Tenggara.

Kolaborasi dengan fintech dan e-commerce 

Kehadiran fintech disambut sebagai peluang. Jahja saat pertama kali mengaku cemas fintech bisa menggerus bisnis perbankan, namun kemudian mengarah pada sinergi dengan ekosistem e-commerce untuk menggenjot fee-based income BCA.

Transisi ke Presiden Komisaris

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Maret 2025, Jahja digeser dari posisi Presiden Direktur ke posisi Presiden Komisaris, menggantikan Djohan Emir Setijoso.

Penunjukan ini efektif sejak RUPST 2025 setelah mendapat persetujuan OJK (9 April 2025), dengan masa jabatan hingga RUPST 2026. 

Gregory Hendra Lembong, yang sebelumnya menjabat Wakil Presiden Direktur, ditunjuk menggantikan Jahja sebagai Presiden Direktur BCA.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved